Mohon tunggu...
Bidan Care / Romana Tari
Bidan Care / Romana Tari Mohon Tunggu... karyawan swasta -

Bidan Romana Tari [bidancare] Sahabat bagi perempuan dan keluarga, saling memperkaya informasi kaum perempuan dibidang kesehatan dan pengalaman sehari - hari dalam hidup,\r\n\r\nMari hidup sehat dan kreatif dalam hidup bersama bidancare

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Artikel Utama

Plasenta Previa, Apa Harus Ibu Hamil Lakukan?

10 Februari 2012   04:02 Diperbarui: 4 April 2017   18:29 36636
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

[caption id="attachment_169941" align="aligncenter" width="640" caption="Ilustrasi/Admin (Shutterstock)"][/caption] Nurani ( 37 tahun) kemarin pagi datang ke ruang bersalin dengan wajah muram. Lho ada apa? Dokter  kandungan menjelaskan saat periksa USG  bahwa  ibu Nurani hamil dengan Plasenta previa. Sehingga bayinya tidak bisa dilahirkan secara  normal alami  hanya bisa melalui operasi Caesar. " Tidak ada jalan lain ya bu Bidan, masa harus operasi sih? tanya bu Nur dengan wajah muram. "Iya bu Nur, memang hanya bisa dilahirkan dengan cara Sectio Caesar" jawab Bidan. "Kalau diputar dengan pijat, posisi ari - arinya bisa  geser tidak tidak ya bu? atau kalau saya  rajin jalan apakah bisa  kemungkinan membantu posisi kepala bayi saya bisa masuk?"tanya bu Nur lagi. "Tentu tidak bisa bu Nur. Bila hamil dengan plasenta previa tidak boleh dilakukan rangsangan apapun, geseran posisi sedikit saja maka bisa berakibat perdarahan yang fatal bu" jawab bu bidan. " Saya masih belum paham bu bidan, apa plasenta previa itu penyakit pada ari - ari atau tumor atau apa? Memang dokter sudah jelaskan tapi saya masih tetap bingung" kata bu Nur sedih. Mari pahami apa itu Plasenta previa. Plasenta atau disebut juga ari-ari seperti pada gambar di bawah ini adalah tempat dimana bayi bertumbuh  dan berkembang di dalam rahim. Plasenta inilah yang membungkus bayi agar aman. Fungsinya sebagai tempat penyalur zat makanan, oksigen dan sebagai perlindungan  dari  benturan, kuman  atau penyakit yang mengancam janin. Plasenta seharusnya tertanam di bagian atas rahim. Tetapi pada kasus Plasenta previa, plasenta tertanam atau berimplantasi di bagian bawah rahim. Keadaan ini akan menghalangi jalan lahir untuk  bayi. [caption id="attachment_169904" align="aligncenter" width="280" caption="http://friska11.wordpress.com/2011/09/03/plasenta-previa/"]

1328844859638958391
1328844859638958391
[/caption]

Dalam teori kebidanan disebutkan bahwa plasenta previa berdasarkan tempat tertanamnya plasenta, berada pada tiga lokasi sekitar segmen bawah rahim dan menutupi kanalis servikalis . Ada tiga lokasi plasenta previa yakni  plasenta menutupi total jalan lahir ( plasenta previa totalis ), menutupi sebagian jalan lahir( plasenta previa partialis ) atau hanya tertanam sekitar pinggir dari bagian bawah rahim. [caption id="attachment_169902" align="aligncenter" width="424" caption="http://afiedz.blogspot.com/2011/01/asuhan-keperawatan-pada-klien-dengan_09.html"]

1328844582449509209
1328844582449509209
[/caption]

Apa saja faktor penyebab terjadinya plasenta previa?

Penyebab langsung dari plasenta previa memang tidak ada namun dari berbagai sumber medis kebidanan disebutkan faktor -faktor yang mendukung terjadinya plasenta previa ini antara lain faktor usia, pada usia muda rahim belum sempurna terutama pada lapisan endometriumnya, usia diatas 35 tahun  keadaan rahim ( endometrium ) sudah mulai kurang subur, Riwayat persalinan yang sering  hamil dengan jarak yang dekat antara kehamilan, keadaan rahim, bekas kuret, bekas operasi pada rahim, keadaan kurang gisi.

Plasenta ini tidak kecil, diameternya sekitar 20 cm saat sudah keluar dari rahim,beratnya sekitar 500 - 1000  gram dan penuh berisi pembuluh darah juga jaringan dan selaput. Pembuluh darah ini yang sangat peka dengan rangsangan, terutama saat kehamilan memasuki usia 7 bulan

Apa tandanya bahwa seorang ibu hamil mengalami Plasenta previa?

Ibu hamil mengalami perdarahan pada usia kehamilan 7 bulan ke atas, perdarahan pada kehamilan dengan  Plasenta previa tidak disertai rasa nyeri pada perut, terjadi sewaktu -waktu  terutama saat melakukan aktifitas. Semakin tua usia kehamilan maka bagian bawah rahim semakin peka menerima rangsangan, juga karena bagian segmen bawah rahim mengalami perubahan menyesuaikan usia kehamilan. Akibatnya plasenta ini bisa lepas sedikit demi sedikit sebelum waktunya melahirkan.

Nah karena ada bagian yang terlepas sedikit demi sedikit ini  maka timbul perdarahan. Perdarahan ini dapat mengganggu penyaluran oksigen dan zat makanan ke bayi, juga menimbulkan kadar hemoglobine ibu menurun (anemia). Pada plasenta previa ini seringkali terjadi juga kelainan posisi janin dalam rahim, misalnya  letak melintang dan sungsang  karena bagian kepala janin terhalang tidak bisa masuk ke pintu panggul.

Bagaimana dokter menentukan bahwa perdarahan pada kehamilan tersebut adalah karena plasenta previa?

Caranya dengan cara USG kandungan. Pemeriksaan Ultrasonografi ini tidak berbahaya untuk janin

Apa yang harus dilakukan bila ibu hamil mengalami plasenta previa?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun