Mohon tunggu...
A. Rifqi Amin
A. Rifqi Amin Mohon Tunggu... lainnya -
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

A. Rifqi Amin Penulis buku "Pengembangan Pendidikan Agama Islam: Reinterpretasi Berbasis Interdisipliner" dan buku "Sistem Pembelajaran PAI pada Perguruan Tinggi Umum" Tentang aku dan buku karyaku semuanya ada di GOOGLE

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Salam Dua Jari: Beragama Islam Hanya Saat Pilkada

3 Februari 2017   15:06 Diperbarui: 3 Februari 2017   15:26 421
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

JANGAN MAU KITA DIPECAH BELAH BANGSA LAIN.... INDONESIA HARUS BERSATU.....

INDONESIA BERSATU TANPA KEMUNAFIKAN

SEBUAH REFLEKSI

APakah merEka Beraninya cuMa koar-koar di sosMed pake pasUkaN buzer?? terbukti sampai sekarang gak ada yang mendukung mereka di DUNIA NYATA, apa ada demo gerakan mendukung si tersangka PENISTA AGAMA?... Jangan mau dibodohi mereka pake sosmed. Oleh sebab itu, saya intruksikan kepada seluruh SANTRI di INDONESIA untuk tidak mengomentari group, fanpage, dan apapun itu yang berkaitan dengan pendukung calon pejabat yang jadi tersangka PENISTA AGAMA.... Jangan terkecoh, jangan terbuai oleh taktik dan strategi mereka di MEDSOS....

Mereka pernah mencatut dawuh (perkataan) tokoh-tokoh Islam sebagai alat untuk meraih simpati.... mereka diperkirakan banyak sekali akun palsu yang mengaku MUSLIM TAAT yang mendukung tersangka PENISTA AGAMA, memakai nama (nickname akun medsos) yang terkesan Islami, fotonya memakai jilbab/hijab, dan tindakan "konyol" lainnya yang berkaitan dengan ISLAM demi meraih citra dan SIMPATI masyarakat..... Jangan komentari apapun itu terkait dukungan tersangka PENISTA AGAMA biarkan mereka terbuai dengan kemenangan mereka sendiri di MEDSOS....

Kita tetap mengajak pemilih agar memilih calon pemimpin yang tidak penuh KONTOVERSI dan BANYAK menimbulkan KERESAHAN..... Terlebih lagi calon pemimpin yang diterpa ISU kasus KORUPSI dari hasil audit BPK, dan kasus-kasus lainnya, tapi sampai sekarang KPK belum mampu mengungkap.  Bahkan diperiksa KPK pun tidak, padahal sudah “dicurigai” oleh BPK.... patut dicurigai.... Orang yang tidak ditangkap KPK bukan berarti ia tidak melakukan TINDAKAN KORUPSI, bisa jadi ia KORUPSI tapi tidak diketahui.. BAHKAN orang yang ditersangkakan KPK pun sebagian sebenarnya menurut HUKUM tidak berbuat KORUPSI, KPK melakukan kesalahan sehingga dia sekarang BEBAS, Dia adalah B. GUN*W*N (mohon maaf bila saya menyebut inisial).... Intinya ialah KPK itu bukan TUHAN mereka hanyalah manusia biasa.....

Ingat, KPK didirikan bukan untuk melakukan TEBANG PILIH.... Harus berbuat ADIL tak peduli kepada siapapun dia meski dia orang DEKAT PRESIDEN sekalipun.... Dengan Terpaksa harus disadari bahwa KPK itu adalah sekelompok MANUSIA bukan Sang Khaliq (Sang Maha Pencipta) bahkan bukan MALAIKAT, jadi WAJAR bila terjadi KESALAHAN.....  Allah SWT itu adil tapi manusia kadang tidak ADIL, Allah SWT itu tidak buta tapi manusia kadang BUTA mata HATINYA, Allah SWT itu tidak TEBANG pilih tapi manusia kadang ambisius untuk TEBANG PILIH.....

TOLAK siapapun dia yang PENISTA AGAMA menjadi salah satu pemimpin di INDONESIA. Terlebih lagi dia sosok yang tidak SOPAN dan memiliki beberapa permasalahan maupun kekurangan-keruangan lain yang ia miliki.....

HAI kau pendukung tersangka penista agama, JANGANLAH MUNAFIK.... ketika ada calon PENGUASA diDEMO RATUSAN ribu orang kalau dia punya rasa malu seharusnya mengundurkan diri dari pencalonan.....  Itulah tanda-tanda orang yang tak punya malu.... atau jangan-jangan lebih dari itu dia cinta KEKUASAAN dan haru tetap MEMPERTAHANKAN KEKUASAAN dari pada harus mendengarkan suara hati nurani ratusan ribu orang yang DEMO. Atau lebih mengerikan lagi ia dijadikan boneka oleh "KEKUASAAN EKONOMI" yang lebih besar? Terbukti, bahwa beberapa pengusaha menyumbangkan uangnya untuk DANA KAMPANYE dia.... patut dicurigai.... yang perlu ditanyakan adalah apakah ada demo tandingan dari ratusan ribu orang, yaitu demo dari kalangan rakyat (masyarakat) yang mendukungnya? SAYA YAKIN SAMPAI kapanpun tak akan ada demo sampai DIHADIRI ratusan ribu orang yang mendukung tersangka PENISTA AGAMA!!! silakan simpulkan sendiri....

SEBUAH BUKU SEBAGAI NASIHAT BAGI MUSLIM terutama dalam dunia PENDIDIKAN ISLAM. Buku yang mengajak kita untuk BERTOLERAN secara BENAR bukan TOLERAN yang MUNAFIK. Buku yang membuka jalan terang bagi KITA tentang bagaimana membina dan mengkader generasi UMAT Islam secara utuh. Buku yang bercerita tentang bagaimana bibit TERORISME bisa muncul pada seseorang atau individu. Sebuah buku PENDORONG terjadinya pembangunan dan pengembangan PERADABAN mulia yang dilakukan oleh UMAT ISLAM di INDONESIA.....

Buku ini diterbitkan oleh penerbit TERKENAL bernama LKiS di kota pelajar Yogyakarta. Lihat sinopsi buku tersebut di sini: >> -   http://www.lkis.co.id/produk-1017-pengembanganpendidikanagamaislamreinterpretasiberbasisinterdisipliner.html   - << 

Buku ini telah ada di katalog perpustakaan ARIZONA STATE UNIVERSITY (untuk melihat buka alamat website ini: http://library.lib.asu.edu/record=b7270269), UNIVERSITAS GADJAH MADA Yogyakarta (untuk mengecek buka alamat web ini: http://opac.lib.ugm.ac.id/index.php?mod=book_detail&sub=BookDetail&act=view&typ=htmlext&buku_id=741732&obyek_id=1&unitid=1&jenis_id=), UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA MANDIRA KUPANG (untuk meninjau buka alamat website ini: http://perpus.unwira.ac.id/index.php?p=show_detail&id=21199&keywords=), UNIVERSITAS RIAU (untuk membuktikan buka alamat website ini: http://opac.unri.ac.id/index.php?p=show_detail&id=54015), dan beberapa kampus terkenal lainnya.....

Buku tersebut telah digunakan sebagai referensi beberapa karya ilmiah dalam bentuk jurnal, tesis, skripsi, dan makalah oleh kampus Perguruan Tinggi Negeri terkenal di Indonesia. Segera sebarkan buku ini terutama ke PERPUSTAKAAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM, perpustakaan komunitas Ilmiah umat ISLAM, dan komunitas yang peduli pada PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM. Dengan tersebarnya buku itu semoga mampu menjadi PELETUP umat ISLAM untuk berkarya dalam bidang PENGEMBANGAN ilmu PENGETAHUAN dan TEKNOLOGI.

Di dalam buku tersebut tepatnya di halaman ke-74 terncantum nama SOEKARNO, MEGAWATI, dan PUAN MAHARANI? Ada apa dengan MEREKA? Buku ini juga membahas tentang Terorisme. Segera baca buku itu sebelum ditarik oleh PIHAK BERWENANG...

Sebelum membaca cek daftar isi buku tersebut di sini agar anda tahu gambaran isinya: >>-    http://banjirembun.blogspot.co.id/2015/05/daftar-isi-buku-pengembangan-pendidikan.html<< (Ganti tanda bintang tersebut dengan TITIK)

SEMUA tulisan di ATAS bukan bertujuan untuk MENGHASUT. Bukan ajakan untuk MEMBENCI seseorang. TULISAN di atas mengajak kita semua untuk berpikir KRITIS dan CERDAS. Bukankah masyaraka cerdas adalah masyarakat yang tidak DIKUASAI oleh OPINI menyesatkan serta ISU (terutama OPINI dan ISU yang hanya menguntungkan salah satu PIHAK tertentu)  apalagi DIKALAHKAN oleh kabar HOAKS????? Silakan anda SIMPULKAN sendiri.....

Semoga Allah SWT memberi Hidayah kita semua agar umat Islam bisa bersatu dan saling membantu mengingatkan.... Mendukung calon PEMIMPIN yang seiman itu bukan SARA. Kalau calon pemimpin yang seiman di kemudian hari nanti ditakutkan berbuat korupsi mari kita KAWAL dia jangan sampai KORUPSI,... INGAT tanggung jawab sesama orang yang SEIMAN ialah SALING memberi NASIHAT (amar ma’ruf) agar ia tidak terjerumus pada fitnah dunia (BERKORUPSI). Mari kita BERI CONTOH umat Lain bagaimana caranya hidup damai dan TOLERAN di negeri ini. Kita TUNJUKKAN bahwa tidak hanya “AJARAN ISLAM” yang baik dan mulai, tapi “UMAT ISLAM” juga baik dan mulai sebagaimana ajaran yang dianutnya........ Wallahualambissawab

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun