Mohon tunggu...
Bang Pilot
Bang Pilot Mohon Tunggu... Petani, penangkar benih tanaman, konsultan pertanian.

Nama asli : Muhammad Isnaini. Tinggal di Batu Bara, Sumut. Hp/wa.0813 7000 8997. Petani dan penangkar bibit tanaman. Juga menjadi konsultan pertanian lahan gambut. Pemilik blog : http://bibitsawitkaret.blogspot.com/ . Menulis apa saja yang bisa bermanfaat.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Menanam Pohon 3 Miliar Rupiah

15 Desember 2018   09:28 Diperbarui: 15 Desember 2018   09:56 0 5 3 Mohon Tunggu...
Menanam Pohon 3 Miliar Rupiah
Foto dokpri

Ada sejenis pohon. Hitam. Jelek. Berambut gimbal. Sarang hantu. Rumah gendruwo sontoloyo. Menakutkan. Tua. Sangar. Angker. Namun bisa menghasilkan uang tiga miliar rupiah jika ditanam seluas satu hektar. Karena pohon ini menghasilkan minuman nira segar, gula merah, gula semut, bio ethanol, methanol industri, alkohol farmasi, ijuk, kolang kaling, tepung pati, kayu, lidi, bahan obat herbal, dan masih banyak lagi. 

Pohon itu adalah pohon aren. Alias enau, alias kabung, alias kaong, alias duk, atau nama biologinya : arenga pinnata-Merr. Sebuah nama pohon yang mungkin tidak asing bagi orang-orang, tetapi kemudian tak banyak diketahui lebih jauh lagi. 

Selain sederet manfaat riil di atas, tujuan penanaman aren juga ada banyak. Mulai dari sekedar hobi, sampai untuk tujuan historis. 

Ya, penanaman aren itu multi direction. Bisa punya banyak tujuan. Di Situbondo, Jatim,  aren ditanam dgn jarak yg rapat di daerah yg kering dgn tujuan menangkap dan menyimpan air hujan. Dalam 5 tahun, mulai muncul mata air di daerah yg dulunya tandus. Manusia dan hewan pun bisa menikmati segarnya air bening yang penuh dengan kebaikan.  
Tetapi pohon aren ini tidak disadap. Mutlak hanya untuk konservasi air.
.
Ada juga orang menanam aren untuk tujuan agro wisata sekaligus agro edukasi. Para pelancong berbaur dengan para peneliti dan peminat tanaman berambut gimbal ini.
.
Orang yang lain menanam aren dengan tujuan untuk  mengkoleksi tanaman palma. Ia membangun sebidang kebun yg di dalamnya ditanam berbagai macam pohon palma dari pelbagai belahan dunia. Tak perlu kita heran ketika ada orang yg sdh sangat kaya memiliki hobby mahal namun sungguh positive seperti ini.
.
Ada lagi yg menanam aren rapat-rapat di sekeliling kebunnya sebagai penahan angin, karena memang pohon aren ini terkenal kuat gagah perkasa, jarang yg patah atau tumbang karena angin kencang nan singgah menerpa.  
.
Yang sedikit aneh, ada orang yg menanam aren sebagai monumen kenangan untuk almarhumah istrinya tercinta. Mungkin ada memori indah tersendiri yg kisahnya belum terungkap dalam sejarah kasih sayang yang abadi.
Untold sweetest memory inside of love. Forever. And ever.
.
Ada pula orang yg menanam aren untuk mengenang kasih sayang dan perjuangan orang tuanya dulu, yg membesarkannya dan menghantarkan kesuksesannya, sebagai penyadap aren.
.
So, mari kita biarkan orang menanam aren sesuka hatinya. Karena kita tidak tahu apa sebenarnya yg ada di hati orang itu. Sedangkan hati kita sendiri pun, sering kita tidak mampu menguasainya.
.
Love, peace, honour, dedication and respect.
Cinta, kedamaian, kemuliaan, pengabdian dan kehormatan.
Itulah falsafah yg terkandung pada hayat sebatang pohon aren. Sebuah falsafah yg kita jua sebagai manusia, belum tentu mampu mengembannya.
.
Akhirul pena, tanamlah pohon. Menanam pohon itu selalu baik.  Sebagian orang menanam pohon pisang di tengah jalan yg berlubang berkubang. Tak lama kemudian penguasa datang dan memperbaiki jalan itu. Sang penguasa lalu mengklaimnya sebagai sebuah prestasi. Digunakan sebagai bahan kampanye. Padahal itu sudah tugasnya.
.
Mari, kita jaga bumi hijau, langit biru. Demi satu cinta yg berkilau, warisan ke anak cucu.