Mohon tunggu...
Abdullah Muzi Marpaung
Abdullah Muzi Marpaung Mohon Tunggu... Seorang pejalan kaki

sastra dan sains

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Sebuah Fragmen di Ruang Tunggu

5 Agustus 2020   09:07 Diperbarui: 5 Agustus 2020   18:17 201 15 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebuah Fragmen di Ruang Tunggu
Ilustrasi (Pixabay/Free Photos)

Secangkir teh itu tak kau habiskan. Sekerat roti, gigitan terakhir, tak kau selesaikan. 

"Kurasa ada yang perlu kubiarkan, menjadi remah-remah masa silam." 

Entah kepada siapa kau tinggalkan pesan. Suara perempuan mengumumkan, pesawat tujuan awan segera diberangkatkan. Kau berdiri, merapikan pakaian. Menghilang dari pandangan, sekejap kemudian.

Ada yang tak kau perhitungkan. Seorang petugas datang membersihkan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x