Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DUA PULUH DELAPAN rincian PUISI tentang TIDAK HARUS. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Nano Puisi: Akal Dimarahi Marah

29 November 2022   14:00 Diperbarui: 29 November 2022   14:04 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Nano Puisi: Akal Dimarahi Marah

akal dimarahi marah
akan nerima marah
asal alasan marah
masuk di akal
buat marah

akal dimarahi tak marah
akan nerima tak marah
asal alasan tak marah
masuk di akal
tak marah

akal dimarahi marah
semarah marahnya marah
yang paling marahnya marah
tidak akan kehabisan akal
buat menampung marah

tapi justru yang marah marahlah
yang akan menderita hilang akal
buat menuntaskan semua marah

(akal dimarahi marah, 2022)

Puisi ketiga dari tigapuluh rincian judul puisi tentang Marah, khususnya tentang Akal Dimarahi Marah. Semoga bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun