Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berikhtiar untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DELAPAN rincian PUISI tentang SEDANG APA. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Rencana Merinci Pancingan

19 November 2022   14:58 Diperbarui: 19 November 2022   15:22 142
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Puisi | Rencana Merinci Pancingan

andaikan mau merenungi lebih dalam lagi
tentang diri dan segenap rasa yang ada ini
serta keterkaitannya dengan yang di luar diri
maka akan terbuka penampakan yang misteri

betulkah setelah kita renungi berkali-kali
diri ini tak ubahnya bagai ikan di sungai
setiap gerakan kita slalu diawasi pencari
pencari yang memasang pancingan diri

bagi diri yang kurang berhati-hati
maka akan mudah terpancing diri
makan umpannya pemancing tadi
karena lengah terlepas kendali diri

andai mau kembali merenungi
tentang keterpancingannya ini
risikonya upayakanlah dihindari
dari bahayanya yang menyertai

pancingan emosi darah tinggi
pancingan rasa benar sendiri

pancingan curiga buruk sangka
pancingan suka jahil ke sesama

pancingan suka permasalahkan segala
pancingan senang gampangkan semua

(rencana merinci pancingan, 2022)

Puisi sangat sederhana yang memuat enam rincian judul puisi tentang Pancingan. Semoga bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun