Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berikhtiar untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari TIGAPULUH rincian PUISI tentang MARAH. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bams sedang berikhtiar untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari TIGAPULUH rincian PUISI tentang MARAH. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™ ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Micro Puisi: Kadang-Kadang Bimbang

3 Oktober 2022   03:46 Diperbarui: 3 Oktober 2022   03:52 120 33 14
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin) 

Micro Puisi: Kadang-Kadang Bimbang

kadang-kadang bimbang menapaki masa depan
bimbang tentang apa saja yang musti dilakukan
mengalir begitu saja ataukah musti direncanakan

kadang-kadang rencana yang sudah dituliskan
sebagai langkah kecil perjalanan lupa dijalankan
dan bahkan arah dan haluannya tak diperhatikan

kadang-kadang meskipun tujuan jangka panjang
tlah susah payah ditetapkan tetap masih bimbang
sehingga waktunya habis terbuang dalam bimbang

kadang-kadang karena ketertarikan atas kekinian
dapat memicu keinginan untuk mengganti tujuan
dengan tujuan baru yang juga rentan perubahan

hingga akhirnya tak memiliki tujuan permanen
yang benar-benar Β dijadikan sebagai pegangan
sebagai acuan untuk melangkah ke masa depan

(kadang-kadang bimbang, 2022)

Puisi pertama dari dua rincian judul puisi tentang Kadang-Kadang dan Memang, khususnya tentang Kadang-Kadang Bimbang. Semoga bermanfaat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan