Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berupaya untuk menayangkan SATU per SATU PUISI dari DUA PULUH DELAPAN rincian PUISI tentang TIDAK HARUS. Semoga bermanfaat. πŸ™πŸ™

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bambang Syairudin PERINGKATMU #2 Di tahun 2022 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Bambang Syairudin, Kompasianer Teraktif #1 (Sumber: Kaleidoskop Kompasiana 2022) ========================================== Ini bukan untuk menyombongkan diri, tapi untuk mengingatkan diri agar tidak lupa mensyukuri. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Macro Puisi: Tak Tertawa karena Terdakwa

27 Agustus 2022   10:18 Diperbarui: 27 Agustus 2022   10:19 58
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Macro Puisi: Tak Tertawa karena Terdakwa

tak tertawa karena terdakwa
mungkin karena kagetnya
atas penetapan dirinya
sebagai terdakwa

tapi apakah akan terus tak tertawa
larut dalam kekhawatiran penjara
andaikan ia mau sedikit tertawa
bisa ngurangi ketegangannya

tapi tertawa yang terlihat mata
bisa jadi bumerang bagi dirinya
karena dianggap senang hatinya
atas statusnya sebagai terdakwa

(tak tertawa karena terdakwa, 2022)

Puisi keenam dari enam rincian judul puisi tentang Terdakwa dan Tertawa, khususnya tentang Tak Tertawa karena Terdakwa. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Micro Puisi: Antara

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun