Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams sedang berikhtiar untuk menayangkan satu per satu puisi dari sembilan rincian puisi tentang Tabiat Dewasa. Semoga bermanfaat. ©

========================================== Bambang Syairudin (Bams), Dosen ITS. ========================================== Bams sedang berikhtiar untuk menayangkan satu per satu puisi dari sembilan rincian puisi tentang Tabiat Dewasa. Semoga bermanfaat. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Fibonacci Puisi: Mencelupkan Kaki Kata-kata

25 Januari 2022   01:00 Diperbarui: 25 Januari 2022   01:01 212 36 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Fibonacci Puisi: Mencelupkan Kaki Kata-kata

sebelum mencelupkan kaki kata-kata
ada baiknya di rasa
telaga kata
tan warna

telaga
yang mirip rupa
mirip cermin hati kita
yang bisa memantulkan perilaku kita

sesudah mencelupkan kaki kata-kata
lihat lagi jangan lupa
masihkah ada
nodanya

masihkah
enggan melangkah
melarikan kata gundah
yang membebani langkah sebabkan gelisah

(mencelupkan kaki kata-kata, 2022)

Puisi penyucian kata yang terkait dan seiring dengan tujuan kebaikan perilaku kita melangkah di dalam menjalani kegiatan hidup sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Catatan:
Deret fibonacci yang digunakan dalam puisi ini:
Bait pertama, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 13, 8, 5, 3.
Bait kedua, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.
Bait ketiga, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 13, 8, 5, 3.
Bait keempat, empat baris dengan jumlah suku kata (jumlah ketukan) sesuai deret fibonacci: 3, 5, 8, 13.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan