Mohon tunggu...
Bambang Syairudin
Bambang Syairudin Mohon Tunggu... Dosen - Bams, nilai AU-nya masih NOL, tandanya TIDAK GIAT BELAJAR. ©

========================================== Bams, mengajar di Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI), Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya.; dan di Program Magister Manajemen Teknologi (MMT), Departemen Manajemen Teknologi (DMT), Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital, ITS, Surabaya. Pernah BELAJAR di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung. Pernah BELAJAR di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok. ========================================== Bams, nilai AU-nya masih NOL, tandanya TIDAK GIAT BELAJAR. ==========================================

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Durian Rasa Puisi

22 Juni 2021   01:01 Diperbarui: 22 Juni 2021   02:18 50 13 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Durian Rasa Puisi
Gambar Ilustrasi merupakan dokumen karya pribadi (Karya Bambang Syairudin)

Durian Rasa Puisi

 
walau sudah bukan musimnya, masih tertinggal aromanya
walau sangat tajam duri-durinya, kau tetap mendekatinya

apa seperti itu dunia, tak menjamin bahagia tapi kau suka
takperlu khawatirkan segala akibatnya, di kesudahannya

apa juga seperti itu cinta, cukup bermodalkan nekat saja
takperlu memikirkan bagaimana nanti jadinya, jalani saja

andai dunia boleh diumpamakan seperti  tajamnya duri durian
andai cinta boleh disamakan dengan aroma yang menggiurkan

maka ini pasti bukanlah durian biasa yang beraroma luar biasa

tapi ini pasti durian rasa puisi yang di rasa-nya ada candu dunia  
tapi ini pasti durian rasa puisi yang di puisinya ada  aroma cinta

(rasa & puisi, 2021)

Mohon tunggu...
Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan