Mohon tunggu...
Bambang Subroto
Bambang Subroto Mohon Tunggu... Lainnya - Menikah, dengan 2 anak, dan 5 cucu

Pensiunan Badan Usaha Milik Negara, alumni Fakultas Sosial & Politik UGM tahun 1977. Hobi antara lain menulis. Pernah menulis antara lain 2 judul buku, yang diterbitkan oleh kelompok Gramedia : Elexmedia Komputindo. Juga senang menulis puisi Haiku/Senryu di Instagram.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Maaf untuk Kekasih

4 Oktober 2022   03:34 Diperbarui: 4 Oktober 2022   03:56 63 5 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
"The Return" karya Rene Magritte  1940 -  Bersumber dari twitter Rene Magritte

Ternyata rasa yang menyenangkan itu masih bertebar di jalanan. Kalau mau, tinggal memungut pelan. Mungkin akan mampu membebaskan rasa kecut. Olah rasa itu sama pentingnya dengan olah raga. Hampir tiada terpaut.

Saat berjalan, ada saja yang mengetuk hati pelan-pelan. Dengan berbekal kesabaran, cinta sangat mungkin dilembutkan. "Aja kesusu tur grusa-grusu". Ketergesaan bisa menjadi tanda awal perpisahan. 

Marilah kita mulai belajar mendengarkan, daripada ingin didengarkan. Tidak mengasah ketajaman lidah. Lidah itu sering berapi, di saat hati gundah.

Cinta pun begitu. Maunya nyambung, menghindari kemungkinan putus. Tapi risiko selalu ada agar melestari.  Sebaiknya terus dimitigasi.

Doa kita, cinta tak kan berlari-lari. Lebih baik jalan di sini. Andaikan masih ingin terbang pergi, semoga kembali ke sarang lagi. Memayungi, agar bibit cinta yang sudah bersemi tidak mudah mati.

Kerinduan itu ternyata terpendam dalam. Jika setiap hari disiram dengan rasa cinta, bisa jadi menambah kesuburan. Maafkanlah kekasih. Ini hanyalah ungkapan. Sama sekali bukan keluhan tentang suatu hubungan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan