Mohon tunggu...
Guruji wa
Guruji wa Mohon Tunggu... Induk Art Terapis - konsultan - penulis

"Tak perlu jadi tercemerlang, keindahan konfigurasi rasi bintang di langit tercipta, semua bintang bersahaja bersinar, satu dan lainnya tidak merasa lebih" ---Gurujiwa--

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Secangkir Kopi Merdeka Akhir 2020

23 Desember 2020   18:19 Diperbarui: 24 Desember 2020   07:44 88 10 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Secangkir Kopi Merdeka Akhir 2020
Kopi rempah nusantara (pixabay.com/nad_dyagileva)

Bila

Kau sempat 

Bisakah
Kau buatkan
Secangkir kopi
Tubruk
Hitam pekat
Robusta Jolong
Dari punggungan
Bukit umbul sidomukti

Secangkir
Saja
Nduk

Tapi bikin
Dengan tulus hati
Jangan ada grundelan
Manja
Setengah terpaksa
Membuat kehangatan
Kucuran
Surga

Kopi  hitam
pahit lezat
Yang menampung
Lumatan
Kabut
Kabut sepi
Terasa gurih
Semerbak

Harus kita bersyukur
Demi menikmati
Secamgkir kehangatan
Surga Tropis
Kita tinggal petik biji
Biji hitam merah
Ranum
Berebut dengan luwak
Luwak liar
Si juara pencicip
Kelas dunia itu

Tinggal jemur
Lalu di panggang.
Diaduk murni,
Boleh campur potongan kelapa
Boleh tambah beras
Jagung
Rempah
Mana suka
Ala nenek moyang
Pecinta kopi
Kental
Beraroma

Memang rasanya tak orisinal
Layaknya sajian Kafe
Kafe kopi
Yang menjajah dunia
Tapi
Percayalah
Kopi adonam nenek
Bikin mata merem
Melek
Hidung kembang
Kempis
Mabuk sihir aroma
Pekat nusantara

Betapapun
Kopi asli
Campur segala hal baik
Baik untuk kita
Nikmati
Setiap pagi
Dan sore

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
23 Desember 2020