Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Obituari Pendekar Kayu Harum

30 Januari 2021   09:18 Diperbarui: 30 Januari 2021   09:32 243 77 17 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Obituari Pendekar Kayu Harum
Ilustrasi. Sumber: Idntimes.com 

Bagaimana menyarungkan pedang, yang terhimpit dalam genangan batu. Sementara air mata, luka yang masih basah, mengejar menuntut balas 

Nama-nama yang takpernah kembali 

Kitab jurus sakti dibaca puji, peta harta karun tersimpan di goa empat musim  ( demikianlah, dikisahkan pula pengikut setia dan sebarisan pengkhianat ) 

Kemudian senja itu datang juga, rapuh. Pertapaan yang beku 

Sekumpulan merpati siap kepakkan sayap. Tapi akhirnya burung gagak juga yang memecahkan kabar

Pendekar kayu harum, siang ini 

***

Cilegon, 27 Januari 2008 - Lebakwana, Januari 2021 

Catatan

Frasa "Pendekar Kayu Harum", saya mencontohnya dari cerita silat karangan Kho Ping Ho, Pedang Kayu Harum. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x