Mohon tunggu...
Dua Sisi
Dua Sisi Mohon Tunggu... Blogger

Tengah menyusun, demi tertata. Cita rasa cinta, mewujud sekumpulan kata demi kata.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sahabat Malam

21 September 2020   00:43 Diperbarui: 21 September 2020   00:48 75 31 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sahabat Malam
Source: Pixabay.com

Berkatnya malam ini. Rembulan berterima kasih, kupu-kupu menikmati suasana. Angin yang menghela, merasakan lebih lega. Angin pun mengangguk setuju, bahwa terang memang sanggup membuang sesak.

Cahayanya malam ini. Membawa hangat menyelusup. Temaram malam tenggelam, sebab terangnya. Temaram merasa malu untuk muncul, temaram lebih memilih untuk singgah ke lain suasana.

Hadirnya malam ini. Membuat yang terlelap tak menyimpan gelap. Gelap hanya mampu, berada di ujung sana. Hadirnya memang, membawa kabur kesuraman, menerangi kiri juga kanan. Atas juga bawah, bahkan kolong demi kolong yang sebelumnya samar, diterangi olehnya.

Sinarnya malam ini, adalah apa yang malam butuhkan. Pancarannya malam ini, membawa keheningan. Mengusir kegelapan, memberi nuansa kehangatan yang nyaman rasanya.

Tanpanya, episode malam hari hanya berisi kesunyian, gelap gulita.

DS, 21/09/2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x