Mohon tunggu...
Atanshoo
Atanshoo Mohon Tunggu... Penulis - Mahasiswa

Mahasiswa Administrasi Perkantoran. Memiliki hobby menulis, untuk menyalurkan kegelisahan terkhusus pada kategori Humaniora dan Lyfe

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sarapan Pagi di Istana: Canda di Kabinet

2 Februari 2024   11:00 Diperbarui: 2 Februari 2024   11:19 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Marco Oriolesi on Unsplash

Sarapan Pagi di Istana: Canda di Kabinet

(Atanshoo)

Di istana megah yang penuh gemerlap,
Politikus berkumpul, mencipta riuh rendah.
Di meja bundar, makanan harian disusun,
Sarapan pagi, namun bukan sekadar roti dan susu.

Kabinet berduduk, serius dengan rencana,
Namun, suasana akrab seolah tak terhentikan.
Menteri tertawa, bercanda dan bersenda,
Seakan beban negara sirna, tertawa bersama.

Presiden memandang, mata bersinar geli,
Dalam kantuk politik, tawa menjadi obat.
Cerita humor tentang undang-undang dan pajak,
Menjadi hidangan utama di acara sarapan ini.

Ketawa bergema di koridor kekuasaan,
Politikus jadi manusia, tanpa topeng dan tirai.
Candaan menjadi bahasa, menjembatani perbedaan,
Di Istana, sarapan bukan hanya soal politik, tapi kebersamaan.

Sarapan pagi di Istana, kisah tak terduga,
Canda dan gelak menjadi semangat yang membahana.
Dalam debat dan kebijakan, ada tawa yang bersama,
Politik berwajah ceria, di kabinet yang ramai tawa.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun