Mohon tunggu...
Arif.R.S.
Arif.R.S. Mohon Tunggu... Guru - Banyuwangi-Probolinggo, Satu Jiwa.

Menyenangi kata yang kesepian dan gaduh

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Penyusup di Tengah Palagan

11 Agustus 2021   19:54 Diperbarui: 11 Agustus 2021   23:25 303 48 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Penyusup di Tengah Palagan
Sumber: janxie darkbird on pixabay.com

Ada banyak tumpuan. Saat tembang-tembang kehidupan perlahan bersimpuh. Dan deretan do'a, begitu lirih terdengar di antara kering air mata.

Awan-awan hitam masih betah bergelantungan dan gentayangan. Sedangkan kicau parau gagak-gagak hitam, mulai gesit menyusup ke tengah palagan.

Dari lima tanah raya, perbandingan-perbandingan berkemandang. Fakta-fakta digelar tanpa papan. Sebab arus permulaan, berhadapan dengan batas-batas kebebalan.

Kemerdekaan, masih sebatas harapan. Dan pertempuran demi pertempuran, trengginas menebas ketakutan. Menebas kekalutan. Menebas keterkungkungan.

Tetapi, satu kepalan tangan...

Kembali, meruntuhkan harapan-harapan.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan