Mohon tunggu...
Arnold Adoe
Arnold Adoe Mohon Tunggu... Anak Teknik Sipil yang Jadi Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara Artikel Utama

Memaknai Pesan Damai Prabowo Subianto

21 Mei 2019   06:47 Diperbarui: 21 Mei 2019   11:10 0 17 2 Mohon Tunggu...
Memaknai Pesan Damai Prabowo Subianto
Jokowi Prabowo I Gambar : Tribun

"Saudara sekalian, saya ingatkan, perjuangan kita harus damai, perjuangan kita harus bebas dari kekerasan. Memang kami-kami banyak yang mantan tentara, kami mengerti apa arti perang dan kekerasan. Kami tidak menginginkeun sama sekali kekerasan digunakan dalam kehidupan politik Indonesia," imbuh Prabowo.

KPU dalam rekapitulasi nasional menetapkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019. Capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin meraup 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, yakni 154.257.601 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Prabowo dengan amat jelas menolak hasil rekapitulasi KPU ini, masih konsisten dengan perjuangannya sejak awal, melawan kecurangan pemilu, begitu pesan yang tersampaikan selama ini. Akan tetapi menjelang pengumuman, bukan hasil yang dipersoalkan masyarakat, namun reaksi dari pendukung Prabowo. Isu makar dan people power semakin menguat di dalam aksi yang akan dilaksanakan 22 Mei.

Sedikit melegakan, karena sesudah pengumuman rekapitulasi KPU, Prabowo memberikan pesan damai. Prabowo berharap agar perjuangan selanjutnya harus jauh dari kekerasan, Prabowo juga mengatakan bahwa kekerasan harus dijauhkan dari kehidupan politik Indonesia. Sebuah pesan damai yang meneduhkan.

"Bilamana Saudara disakiti, jangan membalas. Selalu memberi kedamaian, selalu memberi langkah yang baik dan positif, itu permintaan saya. Saya kira itu pesan saya malam hari ini. Marilah kita berdoa agar hari-hari yang akan datang adalah hari yang akan bawa kebaikan bagi seluruh bangsa dan negara rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Apa yang bisa kita maknai dari pesan damai Prabowo ini. Paling tidak ada dua makna yang bisa disampaikan. Pertama, Prabowo adalah seorang negarawan sejati. Putra bangsa yang akan mendahulukan kepentingan bangsa dan negara dibandingkan kepentingan sendiri dan kelompoknya.

Sebagai seorang yang sering mengaku patriotik, sikap ini seharusnya menjadi bagian dalam dirinya, meski di dalam beberapa momen terjadi keraguan karena karakter keras Prabowo yang sering ditunjukannya dalam berbagai orasi kampanye.

Kedua, sikap ini menunjukan dengan jelas bahwa memang ada kelompok lain atau orang lain yang ingin menunggangi momen pilpres dengan melakukan tindakan-tindakan inkonstitusional. Kelompok yang lebih senang suasana menjadi kacau, sehingga pemerintah didelegitimasi dan akhirnya kepentingan ideologis mereka tercapai.

Pesan damai Prabowo, menjadikan kelompok ini akan terpisah dengan sendirinya. Merencanakan dan memperjuangkan kekerasan, maka kelompok ini akan terlihat dengan sendirinya. Prabowo mengatakan bahwa jika ada yang melakukan ini, maka mereka bukan sahabatnya.

Sekali lagi, pesan damai Prabowo ini memang meneduhkan. Masyarakat yang pada umumnya, masih beraktivitas, mencari makan untuk hidup tak perlu terlalu khawatir bahwa kehidupan berbangsa dan bernegara akan dipecah belah karena ambisi kekuasaan.

Momen aksi 22 Mei dapat dianggap sebagai bagian kecil dari demokrasi menyuarakan pendapat, selebihnya, ketika Jokowi secara resmi ditetapkan menjadi Presiden, dia akan menjadi presiden bagi semua. 

Sekali lagi, Prabowo mengambil peran tepat dalam situasi ini, seorang negarawan yang menjaga persatuan dan kesatuan melalui pesan damainya.