Arnold Adoe
Arnold Adoe Tukang Kayu

Menulis untuk berbagi... Email : arnoldadoe@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Adakah Kejutan dari Laga Liga Champions Minggu ini?

6 Maret 2018   13:17 Diperbarui: 6 Maret 2018   13:24 716 2 0
Adakah Kejutan dari Laga Liga Champions Minggu ini?
PSG menjamu Madrib besok, akan seru I Gambar : skysports

Lanjutan Liga Champions kembali hadir di awal Maret ini. Minggu ini leg 2 babak 16 besar akan berlangsung pada hari Rabu dan Kamis, 7 dan 8 Maret 2018 pukul 2.45 WIB. Empat pertandingan akan berlangsung dengan setiap harinya mempertandingkan dua laga.

Pada Rabu besok, Liverpool (Inggris) akan bertindak sebagai tuan rumah meladeni FC Porto (Portugal), sedangkan di pertandingan lain, laga big match kembali terjadi,  PSG (Perancis) gantian bertindak sebagai tuan rumah melawan Real Madrid (Spanyol).

Sedangkan pada kamis nanti, Manchester City (Inggris) akan bermain di Etihad Stadium melawan Basel (Swiss) dan Tottenham Hotspurs (Inggris) akan menjamu Juventus (Italia) di Wembley.

Kembali di pertanyaan awal, apa yang perlu kita tunggu di Minggu ini?. Apakah akan ada kejutan? Apakah ada pemain yang perlu disoroti? Atau sebenarnya sepak bola masih tanpa unsur drama di minggu ini?.

Jawaban untuk pertanyaan, bisa ya bisa tidak apabila melihat kembali  apa yang terjadi di leg pertama. Untuk pertandingan antara Liverpool melawan FC Porto, unsur kejutan mustahil terjadi. Soalnya, di leg 1, di Stadion Dragao kandang FC Porto, Liverpool sudah duluan menelanjangi Porto, lima gol tanpa balas.

Salah cs, asah strategi di Anfield I Gambar :mgsg
Salah cs, asah strategi di Anfield I Gambar :mgsg
Pertandingan besok di Anfield, mungkin akan digunakan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp untuk mengasah kembali keampuhan strategi 4-3-3 tanpa Coutinho di Liga Champions. Memforsir Salah cs, jika tidak hati-hati akan berdampak pada kondisi fisik para pemain, karena jadwal padat yang akan menunggu mereka di Maret ini. Merotasi pemain dengan memainkan Lallana, Oxlade-Chamberlain atau Danny Ings yang jarang mendapat pemain bisa jadi keputusan tepat.

Hal yang sama juga berlaku untuk pasukan Pep Guardiola, Manchester City. Setelah melibas Basel 4-0 di kandang mereka, Stadion St Jakob Park, Manchester City pasti akan melaju mulus tanpa hambatan. Guardiola hanya masih mengeluhkan permainan timnya yang sering kehilangan konsentrasi di 10 menit akhir babak pertama, dan 20 menit terakhir awal babak kedua. 

Basel hanya berharap jangan dibantai lagi di Etihad I Gambar : standar
Basel hanya berharap jangan dibantai lagi di Etihad I Gambar : standar
Sikap perfeksionis Guardiola ini membuat City juga akan menargetkan kemenangan di Etihad nanti. Basel hanya bisa berharap jangan kebobolan terlalu banyak gol nanti di kandang City, karena rasanya tim pertama dan kedua City, sama buas dan berbahaya.

Karena fakta diatas itulah, fokus pecinta sepak bola tentu akan tertuju pada dua pertandingan berlabel big match. PSG berhadapan dengan Real Madrid dan Tottenham Hotspurs melawan Juventus.

PSG mempunyai PR untuk membalas kekalahan mereka 1-3 ketika bertandang ke Santiago Bernabeau. Hal ini menjadi semakin sulit karena Neymar sedang dalam kondisi cedera. Namun jangan menganggap remeh PSG, musim lalu mereka hampir menyingkirkan Barcelona saat bertanding di Parc de Princess.

PSG dipastikan seperti gladiator yang akan bertanding antara hidup dan mati. Alasannya sederhana pemilik PSG, Nasser Ghanim Al-Khelaifi mau membelanjakan uang begitu banyak untuk Neymar dan Mbappe demi gelar ini. Selain itu ujian sebenarnya bagi pelatih Unay Emery adalah Liga Champions, bukan gelar dari kompetisi lokal. Kesempatan untuk Cavani cs, bahwa kekuatan uang juga bisa membawa gelar juara, jika tidak mau menerima sindiran jika gagal.

Peluangnya berapa persen?. Menurut saya, sebelum 90 menit berakhir, 50-50 adalah angka yang tepat untuk menghormati kedua tim kaya raya ini. Real Madrid juga bukan tanpa hambatan. Kabar terakhir pilar di lini tengah mereka, Toni Kroos dan Luca Modric juga berada di dalam keadaan yang tidak prima.

Tentu saja ini akan mempengaruhi performa anak asuh Zinedine Zidane ini, selain faktor Christiano Ronaldo. Setelah tampil kurang prima di awal musim, pemain terbaik dunia ini semakin menemukan kemampuan terbaiknya. Marquinhos cs di lini belakang PSG harus mampu menghentikan Ronaldo, jika tidak mau kesulitan untuk menyamakan skor menjadi semakin besar.

Harry Kane apakah mampu membawa Spurs melaju I gambar : daily mirror
Harry Kane apakah mampu membawa Spurs melaju I gambar : daily mirror
Laga lain antara Tottenham Hotspurs melawan Juventus juga tak kalah serunya. Di Wembley, Spurs jelas diunggulkan. Anak-anak asuhan Mauricio Pocchetino ini selain mampu bermain cepat juga mampu memaksimalkan kemampuan Harry Kane, pemain yang paling ditakuti Juventus besok.

Di lain pihak, Juventus tentu diunggulkan akan mental dari pengalaman mereka di kompetisi ini. Mental yang besok ingin ditunjukan oleh pasukan Allegri bahwa mereka mampu menyingkirkan Spurs, meski dengan syarat yang sulit, seri diatas skor 2-2 dan sebuah kemenangan.

Bagaimana peluangnya?. Spurs diunggulkan dengan 55-45. Alasannya selain karena keunggulan mampu mencetak gol tandang yang banyak, Spurs juga adalah tim yang mampu bermain bertahan dengan sangat baik. Toby Alderweid dan Eric Dier mampu menjaga lini belakang dengan baik sama hebatnya ketika gelandang bertahan mereka Moussa Dembele juga tampil hebat di Turin.

Artinya, minimal untuk mampu menahan Juventus tanpa gol atau seri 1-1 tidaklah sesulit ketika mereka mampu menahan Juventus di Turin, 2-2.

Tetapi sepak bola tetaplah sepak bola, penuh dengan ketidakpastian. Siapa bisa mengira, bahwa Juventus yang tanpa Higuain yang masih cedera dan hanya mencata nihil  shots on target di markas Lazio, Olimpico, mampu mencetak gol kemenangan melalui Dybala di menit ke-93. Stadion Olimpico runtuh, dan Allegri hanya berucap bahwa sepak bola itu kejam.

Kekejaman yang dimaksudkan Allegri bisa saja terjadi di Wembley besok, bisa saja kekejaman itu berlaku untuk Spurs dan bisa juga balik Pocchetino yang mengatakan pada Allegri bahwa sepak bola itu kejam. Kita tunggu saja besok.