Arnold Mamesah
Arnold Mamesah Infrastructure and Economic Intelligence

Infrastructure and Economic Intelligent - Intelconomix : Dig Data - Derive Information - Develop Knowledge - Deploy Intelligence

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi Artikel Utama

Capaian Infrastruktur dalam Kemelut Defisit dan Subsidi

28 Juli 2018   13:46 Diperbarui: 31 Juli 2018   06:54 2004 4 5
Capaian Infrastruktur dalam Kemelut Defisit dan Subsidi
forbesmidleeast.com/shutterstock

Kinerja Infrastruktur

World Bank baru saja menerbitkan Logistic Performance Index (LPI) Report 2018 yang menggambarkan indikator logistik dan pencapaian sektor infrastruktur pada tiap negara termasuk Indonesia.

Kinerja logistik Indonesia, yang merupakan gabungan dari infrastruktur, custom (kepabeanan), time & tracking (waktu penanganan dan penelusuran), international shipment (pengapalan internasional) diberikan pada Peraga-1.

Sumber informasi : World Bank - LPI
Sumber informasi : World Bank - LPI
Sumber informasi : World Bank - LPI

Skor LPI Indonesia meningkat dan mencapai angka 3.15, berada pada peringkat 46. 

Untuk infrastruktur pencapaiannya diberikan pada Peraga-2 beserta pembandingnya.

Capaian Infrastruktur Indonesia dan Pembanding - by Arnold M.
Capaian Infrastruktur Indonesia dan Pembanding - by Arnold M.
Sumber informasi : World Bank - LPI (dengan pengolahan)

Skor infrastruktur Indonesia meningkat hingga 0.25 atau 25 basis point. Jika dicermati skornya, hanya Vietnam dan Indonesia yang meningkat cukup besar, Thailand mengalami peningkatan kecil; sedangkan Brazil, India, Malaysia, dan Turki skornya turun. 

Gambaran ini menunjukkan pencapaian pembangunan infrastruktur yang telah berlangsung sejak 2015. Salah satu indikasi yang menunjukkan manfaat dari peningkatan infrastruktur adalah penurunan tingkat inflasi seperti pada Peraga-3.

Tingkat Inflasi Tahunan 2013 - 2018 by Arnold M.
Tingkat Inflasi Tahunan 2013 - 2018 by Arnold M.
Sumber informasi : BPS (Angka inflasi 2018 merupakan estimasi).

Secara rerata, pada masa 2015 - 2017 tingkat inflasi pada kisaran 3.5%.

Tetapi apakah peningkatan kualitas infrastruktur tersebut akan konsisten pada pengukuran dua tahun mendatang tentunya akan menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan "Comperative Advatage" terhadap masuknya investasi.

Stimulus, Defisit, dan Utang

Pembangunan infrastruktur merupakan pilihan utama untuk menggerakkan perekonomian; selaras dengan pilihan kebijakan stimulus yang sudah ditetapkan sejak 2015. Defisit anggaran merupakan buah dari pilihan tersebut. 

Peraga-4 memberikan gambaran besaran defisit dan beban utang.

PDB Defisit Beban Utang - by Arnold M.
PDB Defisit Beban Utang - by Arnold M.
Sumber informasi : IMF

Defisit anggaran memberikan peningkatan kualitas infrastruktur dan penurunan inflasi, sementara perekonomian tumbuh secara rerata pada tingkatan 5% dan penambahan rasio utang terhadap PDB kurang dari 1.5%. 

Godaan Subsidi dan Masa Depan

Banyak negara masih memberikan subsidi energi seperti diberikan pada Peraga-5.

Energy Subsidy by Country
Energy Subsidy by Country
Sumber informasi : IEA

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2