Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yang suka menulis dalam sepi ditemani kopi hitam

Berhentilah mengeluh. Mengeluh tak akan mengubah keadaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Manusia Merdeka

16 Agustus 2019   14:00 Diperbarui: 16 Agustus 2019   17:34 0 19 5 Mohon Tunggu...
Puisi | Manusia Merdeka
Sumber: Hidayatullah.com

badan kekar bugar
dibalut jiwa ringkih
sedang garang memalang.
sambil menggembungkan dada
ia ledakkan tawa

sepatunya mengkilap
siap menerkam
demi memagari kehendak tuannya.
sesekali ia pun melipat tangan
lalu membungkuk menatap tuannya

kupikir kau manusia merdeka
punya keberanian
mengapa memasung kebebasan
menyerahkan tangan leher diikat
mengapa memilih jadi biasa
yang terlalu takut akan masa depan

tak ada belenggu yang kau bawa
mengapa takut meniti hari
kamu lahir merdeka
jangan membudak
mengabdilah kepada kehidupan
dengan jiwa yang merdeka

(catatan langit, 16 agustus 2019)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x