Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yang suka menulis dalam sepi ditemani kopi hitam

Berhentilah mengeluh. Mengeluh tak akan mengubah keadaan.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Memungut Lupa di Kepala

21 Mei 2019   17:34 Diperbarui: 21 Mei 2019   18:07 0 8 2 Mohon Tunggu...

Memungut lupa di kepala
Sebab pikiran
Sudah terlalu tambun
Kaki dan jemari pikiran
Tak bisa lagi diberi perintah.
Tersisa mulut pikiran
Yang cerewetnya bukan main
Tapi tak bisa berbuat apa-apa
Untuk nasib kaum papa.
Kata kakek, ia kelewat dijejali
Paham perut dan hartanisme

(Catatan langit, 21/05/2019)

KONTEN MENARIK LAINNYA
x