Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yg suka mendayung dlm sunyi di lautan aksara brbekal serbuk kopi

Biarku sesengsara bulan, masih ada artiku di atas awan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Belum Redup

14 April 2019   23:23 Diperbarui: 14 April 2019   23:45 84 9 4 Mohon Tunggu...

Cahaya temaram tak selamanya bertahta. Kegelapan malam tak selalu menyelimuti. Seumpama badai, amuknya akan berlalu.

Gelombang pasang air laut pun pasti surut. Hujan deras akan reda dan langit pun tak selalu buram.

Yakinlah kawan, aku belum redup. Mataku masih bersinar terang membaca lembaran masa lalu yang angkuh memenjarakan manusia.

Mimpi-mimpi yang pernah ada, masih bersemayam rapi di alam benak. Tentang terma keadilan dan kemanusiaan.

Yang pernah kita nyalakan dalam keheningan malam, masih menerangi langkahku di labirin kehidupan ini.

(Catatan langit)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x