Mohon tunggu...
ARI SUDRAJAT
ARI SUDRAJAT Mohon Tunggu... Penulis - Jurnalis

Jadilah bagian dari perubahan untuk bangsa yang besar

Selanjutnya

Tutup

Indonesia Sehat Pilihan

Peduli Air Bersih, Pemdes Parahu Bangun SAB Untuk Kebutuhan Warga

21 September 2022   09:10 Diperbarui: 21 September 2022   09:14 59 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Yopi Koslaniyudin Kades Parahu bersama Binamas saat mengecek hasil pembangunan SAB/dokpri

TANGERANG - Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, Pemerintah Desa Parahu Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang membangun sarana air bersih (SAB) untuk kebutuhan warga yang mengalami krisis air bersih. Rabu, (21/9/2022).

Pembangunan SAB tersebut sudah terealisasikan sebanyak lima belas titik yang tersebar di wilayah Desa Parahu, yang bersumber dari Dana Desa (DDS) dengan biaya Rp49.842.000 dalam satu kali pembangunan.

Kepala Desa Parahu Yopi Koslaniyudin, mengatakan pembangunan ini program lanjutan dari orangtuanya Almarhum M Taufik Aliyudin, saat menjabat sebagai Kades, guna persediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

"Pembangunan SAB ini saya lanjutkan dari orangtua saat menjabat dulu, ini merupakan kepedulian kami Pemdes Parahu terhadap sarana air bersih dan kesehatan bagi warga," tutur Yopi kepada media, Selasa, (20/9/2022).

Lanjut Yopi, "Dulu orangtua sudah merealisasikan sebanyak sembilan titik SAB dan Alhamdulilah saya lanjutkan lagi sebanyak enam titik yang sudah tersebar di wilayah desa Parahu," ucapnya.

"Semoga pembangunan SAB ini bisa bermanfaat untuk warga. Rencana tahun ini akan ditambah sebanyak dua titik lagi, agar masyarakat semua bisa menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari hari," lanjutnya.

Prasasti Keterangan Pembangunan SAB/dokpri
Prasasti Keterangan Pembangunan SAB/dokpri

Kepala Desa yang baru menjabat selama tujuh bulan melalui Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) ini menjamin keberhasilan air untuk warga, yang dibangun melalui proses pembangunan sumur bor dan beberapa tahap pengecekan air kedalaman yang layak bisa dikonsumsi.

"Pembangunan SAB sudah dilakukan beberapa tahap pengecekan untuk kelayakan air yang bisa dikonsumsi atau dimasak oleh masyarakat, bahkan kedalamannya ada yang mencapai 120 meter," tambah Yopi.

Kemudian Yopi juga berharap dengan adanya SAB warga tidak lagi mengambil air di sembarang tempat yang tidak terjamin kebersihannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Indonesia Sehat Selengkapnya
Lihat Indonesia Sehat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan