Mohon tunggu...
Arifin Indra Sulistyanto
Arifin Indra Sulistyanto Mohon Tunggu... Konsultan - Pemerhati * Narasumber * Konsultan * Advisor * Assessor * Ilustrator

Telah belajar dan mengalami, terus belajar untuk mengerti dan memberi, ijinkan hamba berbagi literasi , menanti hingga datangnya senja hari. Menulis ibarat melukis kata dengan kuas, media kertas bagai kanvas, fiksi adalah warna bebas. Hitam dan putih adalah fakta dengan batas tegas.

Selanjutnya

Tutup

Cryptocurrency Pilihan

Crypto Currency: Bukan Alat Pembayaran

9 Juni 2022   18:55 Diperbarui: 19 Juni 2022   20:11 435
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Oleh Arifin Indra

Seorang anak muda sedang memainkan HPnya di teras rumah joglo dengan asik sehingga tidak tahu Eyangnya datang menghampirinya. Eyang Roso mendekatkan kepalanya untuk mengintip gambar di layar HP cucunya yang sudah duduk di kelas 11.

“ Sedang sibuk apa Han, serius amat ?”, Eyang Roso ingin tahu kesibukan cucunya.

“ Ehh Eyang, kirain siapa. Ini lohh,  soal Bitcoin dan Ethereum. Boleh donk, Erhan dijelasin tentang crypto, Eyang kan pernah berkarir di dunia keuangan?”, pinta cucunya.

“ Boleh, ayuuk …, Erhan mau duduk di mana ?”, tanya Eyangnya.

“ Yuk kita ke ruang tengah…, tapi Erhan cari camilan dulu yaa“, Erhan bangkit masuk ke dalam, langkahnya belok ke meja makan. Erhan mencari toples makanan kecil yang biasanya ada di situ. Setelah ketemu toples rengginang, kemudian dibawanya ke ruang tengah menemui Eyangnya.

“ Akhirnya dapat juga rengginang, untuk teman diskusi soal crypto currency”.

“ Monggo Eyang”, cucunya mempersilahkan Eyangnya untuk mulai.

***

“ Baiklah, Eyang akan mulai dengan ini”, Eyang Roso mengambil uang kerta pecahan Rp. 50.000,- yang berwarna biru dari dompetnya, sambil ditunjukkan kepada cucunya.

“ Ini adalah uang kertas yang resmi berlaku di negara kita. Ini adalah alat pembayaran”.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cryptocurrency Selengkapnya
Lihat Cryptocurrency Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun