Mohon tunggu...
Arif GilangDwi
Arif GilangDwi Mohon Tunggu... Manusia

Penulis lepas

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Hari

16 Juni 2019   06:43 Diperbarui: 16 Juni 2019   06:48 0 3 0 Mohon Tunggu...

Kala subuh menyuar

Malaikat pencabut nyawa turun

Melemparkan Adam dan Hawa dari lelap surga

Waktu kian berbisa

Kabut membekukan pagi

Hangat mentari tak kuasa melebur

Beku pagi yang mencekik nadi

Mayat bergelimpangan di tiap kubangan

Berkafan lapar, miskin & hasrat yang membusuk

Peluh dan mawar guna bersuci

Anak bersujud pada hidup dan tak bangkit lagi

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x