Mohon tunggu...
Mbah Ukik
Mbah Ukik Mohon Tunggu... Buruh - Jajah desa milang kori.

Wong desa

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sumirah kang Lagi Wuyung (Sumirah yang Sedang Jatuh Cinta)

12 September 2019   09:29 Diperbarui: 12 September 2019   10:04 201
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

 "Nanti kamu menari Gunung Sari to.... Tunjukkan kalau kamu masih trampil. Apa lagi Dwi Kelana juga datang akan menari Kelana Topeng."

Sumirah hanya diam. Dan duduk di depan gambang serta melantunkan tembang asmaradahana. Suasana senja di padepokan yang terbias cahaya jingga mentari yang mulai tenggelam semakin terasa syahdu.

 "Tampaknya ada yang ingin disampaikan?

 "Itulah lho Mbah...tentang Kang Waskito..."

 "Aku paham, kalau dia bisa bermain gambang tentunya juga ingin meniup suling. Tak mungkin hanya memandang dirimu tanpa ingin bersanding."

 "Tapi hingga sekarang kok belum pernah berkunjung selain kirim pesan lewat WA saja."

 "Jangan heran, lelaki itu juga ada yang minder. Maunya melantunkan lagu keroncong tetapi hanya bisa tembang campursari."

 "Apa artinya Mbah...."

 "Maunya ngomong tapi tak berani. Padahal dia tertarik padamu..."

 "Ah Embah, tampaknya dia familiar gitu kok."

 "Hla benar kan, kamu juga tertarik..."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun