Mohon tunggu...
Apriani Dinni
Apriani Dinni Mohon Tunggu... Rimbawati

Biarkan penaku menari dengan tarian khasnya, jangan pernah bungkam tarian penaku karena aku akan binasa secara perlahan

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Meronce Telaga

1 November 2020   14:56 Diperbarui: 1 November 2020   14:58 115 47 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Meronce Telaga
Pixabay.com

Roncean telaga yang mengalir dari dua mata air, di ronce tangan halus yang selalu menampung aliran telaga itu

Perempuan bertangan halus meronce penuh hati-hati karena tetesan telaga itu   rapuh, seperti sebutir  telur yang jatuh ke Bumi, meski perlahan niscaya retak

Roncean telaga yang turun dari dua mata air akan ia persembahkan untuk belahan jiwa

"Terimalah roncean ini, aku meroncenya siang dan malam hanya untukmu".

Adsn1919

Catatan: Tayang di Secangkir Kopi Bersama 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x