Mina Apratima Nour
Mina Apratima Nour a great combination of a happy wife and a mother.

:: Pluviophile & Petrichor ::

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Gelagar Katastrofe

5 Desember 2018   10:01 Diperbarui: 5 Desember 2018   20:03 817 16 11
Puisi | Gelagar Katastrofe
ilustrasi: pixabay

Malam ini ada yang harus kubunuh.
Belati aksara siap menetak tentangmu yang gaduh.
Bising di kepala meminta kau mati.
Pun sebongkah hati yang penuh dengan kolase kata jika, mungkin, nanti, dan tanpa tapi.  

Mati! 
Kubunuh kau dengan seucap sepi.
Hilang! 
Kukubur kau lewat semantra benci. 

...

Hening.
Dingin merebah kata, segalanya nirmakna.

...

Pukul 3 pagi.

Hujan desember turun terlalu dini.
Gelagar petir sambangi imaji.

Ternyata kau datang lagi!

Hidup kembali.
Menolak mati.

Ah, katastrofe.

- Jakarta, 5 Desember 2018 -