Mohon tunggu...
Zariul Antosa
Zariul Antosa Mohon Tunggu... LAKI-LAKI

Dilahirkan tahun 21 Juni 1965 di Batusangkar, Tanah Datar , Sumatera Barat. Berbagi untuk meningkatkan kecerdasan dan kemajuan Bangsa di Universitas Riau.

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Pengembangan Angket sebagai Instrumen Penelitian

9 Mei 2021   02:25 Diperbarui: 9 Mei 2021   06:22 124 3 0 Mohon Tunggu...

Dalam melakukan penelitian banyak sekali instrumen yang dapat digunakan untuk mendapatkan data penelitian. Donna M Johson menjelaskan beberapa jenis instrumen penelitian yang dapat digunakan sebagai alat pengumpul data, diantaranya adalah; wawancara (Interview Guides), pengamatan/observasi (Observatoion Guide), angket (Questionare), tes objektif (Objective Test) atau tes uraian. 

Instrumen penelitian dikembangkan berdasarkan kajian teori dan variabel penelitian. Kajian teori terkait dengan variabel penelitian harus dibuat sejelas mungkin dan dijabarkan kedalam indikator serta sub indikator penelitian. Kali ini kita akan membahas tentang pengembangan instrumen angket.

Menurut Lewis R. Aiken, angket adalah suatu instrumen berupa daftar pertanyaan tentang topik tertentu yang diberikan kepada sesorang untuk memperoleh informasi tentang pilihan, keyakinan, minat, serta perilaku orang tersebut. Angket adalah alat pengumpul data berupa penjaring informasi yang diberikan pada responden untuk mengetahui apa yang ada dibenak responden(pengetahuan), apa yang disukai dan tidak disukai (nilai dan pilihan), dan apa yang dipikirkan seseorang (sikap dan keyakinan).

Angket ada dua macam, yaitu angket terbuka jika responden menuliskan sendiri data yang dibutuhkan dan angket tertutup jika responden harus memilih alternatif jawaban yang telah disediakan.

Sebelum mengembangkan angket, peneliti perlu memastikan apa yang dimaksud dengan variabel penelitian. Variabel adalah karakter yang dapat diobservasi pada objek penelitian berupa pengenal atau atribut dari sekelompok objek prnrlitian. Sugiarto (2017).  

Selanjutnya Sugiyono (2013), variabel adalah segala sesuatu yang telah ditetapkan peneliti untuk dipelajari sehingga peneliti mendapatkan informasi tentang objek tersebut dan bisa disimpulkan. Variabel penelitian penelitian harus diturunkan menjadi indikator-indikator yang merupakan penciri atau penanda variabel. Dalam mengembangkan angket, indikator inilah yang akan diuraikan dalam bentuk pertanyaan atau pernyataan.

Contoh: Pengembangan Media Pembelajaran Komik berbasis pembelajaran Kooperatif

Proses pengembangan Angket pada contoh penelitian di atas dilakukan melalui tahapan sebagai berikut:

1. Uraikan variabel penelitian  kedalam indikator-indikator dan sub indikator agar memudahkan peneliti mengembangkan pernyataan atau pertanyaan angket (questionare).

2. Tentukan jenis angket dan jabarkan kisi-kisi angket,

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN