Mohon tunggu...
Anton 99
Anton 99 Mohon Tunggu... Lecturer at the University of Garut

Express yourself, practice writing at will and be creative for the benefit of anyone

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup Pilihan

Seni Mendengarkan Orang Lain

12 April 2021   14:37 Diperbarui: 16 April 2021   10:55 71 16 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Seni Mendengarkan Orang Lain
Ilustrasi Gambar: www.unsplash.com

Seseorang yang tidak memiliki kemampuan menjadi pendengar yang baik, maka orang lain juga tidak akan mau memahami ucapan anda. Meskipun kata-kata yang dilontarkan sangat menarik dan memikat perhatiannya akan tetapi terkesan tidak menarik, oleh karena itu sebaiknya janganlah memalingkan telinga anda dari mendengar kawan bicaramu hanya karena pembicaraannya yang membosankan atau dia dianggap tidak cakap dalam menyusun kata-katanya, seharusnya kita menemukan sesuatu yang bermanfaat dari omongannya itu.

Jangan pernah memperlihatkan rasa bosan dihadapan lawan bicara, baik hanya karena suaranya yang terlalu tinggi ataupun sebaliknya terlalu lemah bicaranya maupun karena penyampaian yang tidak menarik untuk disimak. Namun, lihatlah dia dengan penuh perhatian, pandangi dia walaupun anda tidak memahami sebagian kata-katanya dan jangan pula menampakan rasa bingung ketika menerima setiap kata-katanya itu.

Sangat perlu juga diperhatikan, kita harus memahami pesannya secara utuh dan menyeluruh, maksudnya harus mengetahui kata-katanya, arah pembicaraannya, pikirannya dan tujuan dari semua perkataannya itu.

Karena seni mendengarkan itu tidak kalah pentingnya dengan keterampilan bertutur kata yang baik, maka ada beberapa kaidah yang harus dilakukan ketika memperhatikan orang yang sedang berbicara. 

Kaidah-kaidah itu antara lain :

Pertama, kita harus melihat kearah orang yang sedang berbicara, hindari kesibukan dengan hal lain, ini akan membantu orang yang sedang bertutur kata itu untuk fokus dalam pembicaraannya.

Kedua, ibaratkan anda sebagai tertuduh ketika mendengarkan semua perkataannya. Jika setuju dengan pendapatnya, janganlah memotong omongannya untuk menyatakan kesetujuan. Maka cukup menganggukan kepala untuk mengiyakan pemikirannya, jangan lupa pula untuk selalu tersenyum padanya saat dia mengalirkan kata-katanya.

Ketiga, ketika tiba saatnya untuk berbicara, utarakan terlebih dahulu perkataan yang mendukung pendapatnya karena hal ini akan membuatnya bersemangat dalam mendengarkan pembicaraan, dirinya pun akan menanggapi ucapan anda dengan tanpa rasa ragu lagi.

Keempat, mintalah kepadanya untuk terus bercerita, biarkanlah dia berkata-kata hingga selesai. Basa basi boleh-boleh saja dilakukan, malah ini bisa membuat orang lain mengungkapkan masalahnya dengan lebih terperinci dan detail lagi.

Misalkan sikap yang bisa membagkitkan semangat orang lain untuk berkata-kata secara terus terang adalah menghormati dan ikut merasakan yang dia ungkapkan, sungguh sederhana bukan!

Tindakan itu akan membuat orang lain bangga terhadap anda dan dirinya sendiri, sebab dia menganggap bahwa dirinya sudah bisa mengungkapkan perasaannya kepada orang lain dengan baik, dia juga merasa telah menemukan orang yang tepat untuk diajak berbicara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN