Mohon tunggu...
Midway Writer
Midway Writer Mohon Tunggu...

Kami adalah sekelompok penulis yang ingin mendukung para pembaca cerdas dengan memberikan artikel-artikel yang berimbang dan terpercaya. Follow akun Instagram kami di @midwaywriter :)

Selanjutnya

Tutup

Politik

10 Fakta Mengenai Tommy Soeharto dan Partai Berkarya

11 Januari 2019   12:54 Diperbarui: 11 Januari 2019   13:24 0 1 1 Mohon Tunggu...
10 Fakta Mengenai Tommy Soeharto dan Partai Berkarya
Sumber: Mata Mata Politik

Banyak fenomena menarik yang terjadi menjelang Pemilu 2019. Salah satunya adalah munculnya Partai Berkarya yang oleh beberapa pihak dianggap sebagai Parta Golongan Karya yang asli. Dengan berbagai fenomena yang mengikut Partai Berkarya ini, agaknya membuat Partai bikinan anak mantan Presiden Indonesia, yakni Tommy Soeharto, menarik untuk dibahas. Berikut 10 Fakta tentang Tommy Soeharto dan Partai Berkarya:

1. Tommy Soeharto memiliki nama lain Hutomo Mandala Putra

2. Partai Berkarya dibentuk Tommy setelah gagal dalam upayanya menguasai Parta Golongan Karya sebanyak dua kali.

3. Partai Berkarya mengusung Gerakan #2019GantiDPR dalam kampanyenya.

4. Partai Berkarya pernah dianggap terlibat dalam sengketa Yayasan Supersemar yang dituduh menyelewengkan dana Beasiswa.

5. Tommy Soeharto sempat Berjaya di masa Orde Baru berkat fasilitas khusus yang diberikan sang bapak, berupa pembebasan pajak dan monopoli cengkeh.

Sumber: KPU Kota Tasikmalaya
Sumber: KPU Kota Tasikmalaya
Baca Juga: Apakah Caleg Perempuan Bisa Memenuhi Kuota Di Parlemen?

6. Tommy Soeharto pernah dipenjara atas tuduhan perencanaan pembunuhan terhadap Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada 20 Juli 2001.

7. Tommy Soeharto juga perrnah terlibat dalam kasus kepemilikan senjata api, amunisi illegal, dan kasus sengaja melarikan diri.

8. Tommy Soeharto termotivasi untuk terjun berpolitik setelah keluar dari penjara pada tahun 2006.

9. Partai Berkarya menargetkan 80 kursi di parlemen.

10. Partai Berkarya akan memperjuangkan gelar pahlawan bagi bapak Soeharto apabila mendapatkan kursi di DPR pada Pemilu 2019.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2