Mohon tunggu...
andry natawijaya
andry natawijaya Mohon Tunggu... Konsultan - apa yang kutulis tetap tertulis..

good.morningandry@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Financial Artikel Utama

Awas, Jangan Cemas Sama Harga Emas

2 Maret 2021   07:00 Diperbarui: 2 Maret 2021   19:43 1381
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Semasa hidupnya Karl Friedrich May (1842- 1912) menulis 80 judul buku. Karl May banyak menulis kisah pertualangan, karyanya terjual sekitar 125 juta buah, sehingga termasuk sebagai penulis besar di dunia. Lahir dan besar di Jerman, Karl May sering bercerita mengenai perjalanannya menelusuri berbagai negara di belahan dunia.

Winnetou adalah salah satu novel Karl May yang menyita perhatian dari masa ke masa. Mengisahkan perjalanan seorang Jerman berjuluk Old Shatterhand berkelana di daerah wild west, Old Shatterhand kemudian bersahabat dan mengangkat saudara dengan seorang Indian dari suku Apache bernama Winnetou.

Kisah Winnetou mengambil latar belakang menjelang akhir abad 19 setelah masa demam emas di Amerika Serikat usai. 

Emas merupakan salah satu faktor benua Amerika didatangi para penjelajah dari Eropa, tragisnya ekspansi tersebut mengakibatkan terdesaknya suku Indian selaku penduduk asli benua Amerika. Winnetou menyebut emas sebagai deadly dust, karena emas ternyata membawa kepunahan bagi sukunya.

Hingga saat ini emas masih diburu berbagai kalangan, hanya saja motif perburuan emas di zaman modern adalah sebagai alat investasi. 

Tak dapat disangkal jika emas adalah salah satu jenis logam mulia paling berharga. Emas juga tergolong likuid dan dianggap kebal terhadap krisis ekonomi.

Alasan Berinvestasi Emas

Investasi menyangkut selera orang dalam memilih instrumen yang dirasa tepat serta sesuai dengan tujuannya. Uniknya seluruh orang yang mengaku sebagai investor bahkan masyarakat awam pun cenderung memilih emas minimal sebagai salah satu simpanan.

Terlepas dari itu semua ada beberapa alasan umum mengapa emas dijadikan sebagai media investasi. Emas merupakan salah satu logam mulia bernilai tinggi. 

Sejak zaman kuno emas identik dengan kekayaan dan kemuliaan. Jadi dari dahulu kala manusia sudah menilai emas sebagai barang berharga.

Ilustrasi investasi emas (Ilustrasi: thekoreantimes.com)
Ilustrasi investasi emas (Ilustrasi: thekoreantimes.com)
Dan jangan lupa pula jika emas adalah komoditas terbatas, pertambangan emas yang terus digenjot produksinya suatu saat semakin menipis dan bisa habis layaknya sumber daya alam lain yang tak dapat diperbaharui. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun