Mohon tunggu...
AS Rijal
AS Rijal Mohon Tunggu... Penggiat Kajian Sosial Humaniora

Sedang meneliti bahasa dan identitas pada media sosial, info kontak @as.rijal

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Metafora Waktu pada Sajak Anak Bambu

9 April 2021   07:22 Diperbarui: 9 April 2021   08:17 78 9 1 Mohon Tunggu...

kita adalah rumpun bambu, yang sudah berpisah sebab kita bersaudara

sebab kita sedara kita harus berpisah untuk mencipta anakan bambu

sebab kita satu atap bambu dari ayah ibu yang sama, kita harus berpisah agar tercipta derita untul kita ratapi

di sini di taman rumah kita, memakan daun sendiri selagi kering dan kita masih muda,
jika kita tua, kita hanyut jauh atau tinggal membusuk dimakan rayap di atap atau di pagar serakah

mari memeluk diri sendiri,
sebab kita tak bisa mendidik anak kita, jika subur  jadi rebung, kembung dimakan di rumah kebun
kita hanya bisa memeluk diri sendiri
atau anak memakan kita

dekap dirimu, diri kita
sebab kita tak bisa merawat orang tua kita

mari memeluk diri sendiri
kita tak bisa menyatu, sebab kita sama-sama sajak anakan bambu

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
9 April 2021