Mohon tunggu...
Alfian Syaifudin Fadli
Alfian Syaifudin Fadli Mohon Tunggu... Mahasiswa - Desainer, Mahasiswa

Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga 21107030011

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Alam Indonesia Diperebutkan Dunia, Ini Dia Wilayah Indonesia yang Pernah Diklaim Negara Lain

29 April 2022   11:19 Diperbarui: 10 Mei 2022   15:48 1457
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Kapal Indonesia dan China. Sumber: livemint.com

Klaim Malaysia atas laut seluas 15.235 kilometer persegi Ini adalah sebuah cerita lama. karena sudah dilakukan Malaysia sejak tahun 1979. Bahkan lancangnya lagi, Negeri Jiran pernah menangkap 17 nelayan Indonesia di daerah tersebut di tahun 2005.

Makanya atas kasus tersebut Indonesia memperkuat kekuatan militer di blok Ambalat yang membuat kondisi dari ke-2 negara sering menegang. Alasan mengapa tempat ini diperebutkan, yaitu karena kekayaan alam. 

Satu titik Blok Ambalat menyimpan cadangan minyak sejumlah 764 juta barel dan 1,4 triliun kaki kubik gas. Itu baru satu titik tambang saja dan blok Ambalat sendiri setidaknya memiliki 9 titik tambang yang diklaim memiliki cadangan minyak dan gas yang bisa bertahan 30 tahun.

Perairan Tanjung Datuk

Masih dari konflik laut dan juga kembali ke atas wilayah Indonesia. Sekarang kita membahas Perairan Tanjung Datuk yang banyak diperbincangkan di tahun 2014 lalu. 

Kala itu Perairan Tanjung Datuk viral pada bulan Mei karena ditemukan 4 unit kapal logistik Malaysia yang dikawal kapal perang masuk ke wilayah Perairan Tanjung Datuk.

Setelah diperiksa, kapal logistik ini adalah kapal yang memuat bahan pembangunan mercusuar Malaysia di Tanjung Datuk. Menurut Malaysia perairan tempat mercusuar tersebut berdiri memang menjadi hak mereka. Tapi masalahnya perairan ini sangat dekat dengan Indonesia yang juga mengklaim kalau laut tersebut milik Indonesia.

Akibat perbuatan sembrono tersebut, Indonesia memberi respon tegas dengan mengirim kapal perang dalam langkah perundingan. Sembilan hari setelahnya muncul tiga kesepakatan dari kedua belah pihak. 

Pertama, pembangunan mercusuar harus dihentikan. Kedua, Indonesia dan Malaysia tidak boleh memperkeruh suasana. Ketiga, akan diadakan uji batas dari kedua negara untuk memperjelas wilayah Perairan Tanjung Datuk.

Pulau Sebatik

Selain di laut, kasus Indonesia-Malaysia juga terjadi di darat yaitu di Pulau Sebatik Kalimantan Timur. Klaim sepihak dari Malaysia ini santer dibicarakan pada tahun 2019 hingga 2020. Kamu pasti pernah dengar tentang rumah unik yang berada di dua negara. Yang terasnya di Indonesia dan dapurnya ada di Malaysia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun