Mohon tunggu...
albarian risto gunarto
albarian risto gunarto Mohon Tunggu... Freelancer - saya datang saya lihat saya lalui saya tulis

bapak-bapak yang suka menulis

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

MenTek-Tok Gunung Penanggungan (Bagian 1), Keindahan di Separuh Gunung

15 September 2022   14:06 Diperbarui: 15 September 2022   20:19 1155
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

bonus turunan di awal (dok.pri)
bonus turunan di awal (dok.pri)

Ternyata itu semua hanya fatamorgana, dari kejauhan ketika kita sudah bisa melihat pepohonan disitu pula Pos 2 berada. Bangunan Pos 2 sendiri mirip sebuah Pos Kamling yang berada disebelah kiri jalan sedangkan dikanan berdiri beberapa warung yang menyediakan makanan, minuman serta tempat istirahat.

Disini pula warung terakhir, jika perbekalan anda kurang lengkapi disini, karena setelah ini akan masuk hutan. Tentunya sudah tidak ada warung lagi, sumber air pun juga tidak ada.

persiapan masuk hutan(dok.pri)
persiapan masuk hutan(dok.pri)

Pos 2 -- Pos 3 || Jaraknya Pendek Ceritanya Ikut Pendek

Selepas pos 2 ini kita akan masuk hutan tropis dengan kerapatan tinggi otomatis lebih teduh. Jalurnya relatif landai. Dengan jalur yang memanjakan ini untuk sampai di Pos 3 tidak membutuhkan waktu lama.

masih belum seberapa (dok.pri)
masih belum seberapa (dok.pri)

Pos 3 -- Pos 4 || Meniti Anak Tangga di Hutan Yang Teduh

Disinilah baru terasa tenaga menjadi terkuras. Seperti tahun sebelumnya, ini merupakan jalur terpanjang dalam pendakian ini. Hutan disini semakin rapat, sinar matahari tidak sampai menembus kanopi dedaunan. Kondisi ini yang membuat tubuh bingung, berkeringat namun udara dingin menghujam dari luar. Sempatkan istirahat jika memang tubuh terasa lelah, atau agak aneh. Menyingkap baju bisa jadi solusi.

Berbeda dengan tahun lalu, sekarang banyak jalur baru yang dibuat. Jika dulu lebih landai dan memutar, kali ini banyak jalur by pass. Untungnya, tentu lebih cepat menambah ketinggian, namun kerugiannya semakin cepat pula nafas keluar masuk alias ngos-ngosan.

duduk sejenak sebelum melahap tanjakan (dok.pri)
duduk sejenak sebelum melahap tanjakan (dok.pri)

Pos 4 -- Puncak Bayangan  ||Berjalan Untuk Menggapai (Puncak) Bayangan

Tanjakannya semakin "ndeder" kalau orang jawa bilang, atau semakin curam, hutan juga mulai terbuka, ilalang sudah tumbuh diantara pepohonan. Sinar matahari sudah ikut campur menyinari, keringat akan keluar lebih deras.

tugu memori (dok.pri0
tugu memori (dok.pri0

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun