Mohon tunggu...
Akbar Zainudin
Akbar Zainudin Mohon Tunggu... Human Resources - Trainer Motivasi, Manajemen dan Kewirausahaan. Penulis Buku "Man Jadda Wajada". BUKU BARU: "UKTUB: Panduan Lengkap Menulis Buku dalam 180 Hari". Ngobrol bisa di Twitter: @akbarzainudin atau www.manjaddawajada.biz

Trainer Motivasi, Manajemen dan Kewirausahaan. Penulis Buku "Man Jadda Wajada". BUKU BARU: "UKTUB: Panduan Lengkap Menulis Buku dalam 180 Hari". Ngobrol bisa di Twitter: @akbarzainudin atau www.manjaddawajada.biz

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Memaksimalkan Bahasa Tubuh pada Saat Mengajar

30 Agustus 2021   19:01 Diperbarui: 6 September 2021   03:16 3334
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Jika itu dilakukan, kesalahan-kesalahan kecil akan menjadi bumbu yang tidak akan merusak keseluruhan belajar Mengajar kita di kelas.

Gesture atau Gerak Tubuh

Pada saat mengajar, orang akan melihat cara kita berdiri, menggerakkan tangan, kaki, dan bagaimana kita berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Posisikan kaki kita agak sedikit terbuka untuk memudahkan pergerakan. 

Berdirilah dengan tegak dan tidak terlihat loyo, serta tunjukkan semangat yang tinggi. Dengan demikian, gerakan yang aktif yang tidak berlebihan ini akan membantu meyakinkan peserta didik dan memudahkan materi yang kita sampaikan mudah diterima.

Selain itu, posisi berdiri juga harus cukup terlihat oleh peserta didik dari berbagai sisi. Carilah posisi di mana kita bisa terlihat secara jelas. Bergeraklah ke kiri dan ke kanan, ke depan, ke belakang sehingga mata peserta didik pun bisa melihat pergerakan kita secara keseluruhan.

Harus diingat juga bahwa dalam presentasi modern sekarang ini kita banyak menggunakan proyektor. 

Maka dari itu, jangan sampai posisi berdiri kita menghalangi proyektor. Akan lebih baik jika proyektor diletakkan di tempat yang tinggi atau di belakang layar sehingga gerakan kita tidak terhalang oleh apapun.

Posisi tangan juga harus diletakkan secara tepat. Biarkan tangan bergerak secara alami, jangan sampai tangan ditahan untuk tidak bergerak hingga terasa kaku. 

Biarkan tangan mengikuti alur pembicaraan, dan jangan meletakkan kedua tangan di belakang punggung serta mondar-mandir layaknya seorang mandor yang sedang berbicara. Karena yang demikian ini akan memberikan kesan yang kurang baik dan menjadikan presentasi tidak menarik.

Selain tidak diperkenankan meletakkan tangan di belakang punggung, juga jangan meletakkan tangan menyilang di depan dada atau "bersedekap". Hal ini akan menunjukkan ketertutupan, seakan-akan menutup diri dari orang lain. 

Sikap seperti itu merupakan sikap menutup diri dan tidak mau terbuka untuk saling berinteraksi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun