Mohon tunggu...
Ajinatha
Ajinatha Mohon Tunggu... Freelancer - Professional

Nothing

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan

Belum Dilantik Jokowi-Ma'ruf Sudah Mau Diobok-obok

19 Agustus 2019   10:26 Diperbarui: 20 Agustus 2019   17:51 5350
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Ada rentetan peristiwa yang harus dihadapi Jokowi diakhir masa Pemerintahannya, namun sepertinya berbagai peristiwa tersebut bukanlah serangan untuk Jokowi-JK, lebih tempatnya rongrongan kepada Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Viralnya video ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS), yang sebetulnya video yang berisi ceramah 3 tahun yang lalu, tidak ada yang mempersoalkan isi ceramah tersebut sebelumnya. Lalu kenapa baru sekarang disebarkan, apa karena butuh momentum yang tepat.

Yang jadi pertanyaan ini agenda siapa.? Apa tujuannya.? Adakah korelasinya dengan peristiwa Penyerangan asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.? Yang mana peristiwa ini secara kronologis sangat terkesan sebagai sebuah hasil rekayasa. 

Efek dari peristiwa ini adalah demo mahasiswa di Manokwari, dimana pendatang di daerah tersebut jadi tidak berani keluar rumah.

Ekses seperti ini kalau tidak cepat dibendung maka akan melebar menjadi keributan antar etnis kesukuan. Inikan seperti ada yang merencanakan dan menggerakkan, bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja dan bersifat situasional.

Kericuhan yang terjadi di Asrama mahasiswa Papua, di Surabaya, dipicu oleh adanya bendera Indonesia yang dirusak didepan Asrama, padahal sebelumnya bendera itu aman-aman saja tidak ada masalah.

Seperti yang lansir Tirto.id, Sore itu ada 15 orang di dalam asrama. Mereka tengah beres-beres karena akan ada acara keesokan hari di sana. 

Orang yang diduga anggota TNI itu mulai menggedor-gedor dan merusak pagar, jumlah mereka sekitar 15 orang. Dorli tidak tahu alasan kemarahan orang-orang itu, tapi ia menduga aksi itu berhubungan dengan tiang bendera yang patah di depan asrama.

Menurut Dorli, bendera itu sudah berkibar sejak beberapa hari lalu dan tak ada penghuni asrama yang mempermasalahkan. Namun, tiba-tiba saja bendera itu telah rusak dan para mahasiswa Papua di asrama dituduh sebagai perusaknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun