Mohon tunggu...
Caesar Naibaho
Caesar Naibaho Mohon Tunggu... Guru - Membaca adalah kegemaran dan Menuliskan kembali dengan gaya bahasa sendiri. Keharusan

Pengajar yang masih perlu Belajar...

Selanjutnya

Tutup

Money Artikel Utama

Presidensi G20: Semangat Kepedulian Perdamaian demi Stabilitas Ekonomi Dunia

11 Juli 2022   21:32 Diperbarui: 16 Juli 2022   19:00 555
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Saat Presiden Jokowi Terima Palu Presidensi G20 di KTT Roma | Sumber: kompas.com

Invasi Rusia terhadap Ukraina membawa dampak luar biasa terhadap stabilitas ekonomi dunia. Bagaimana tidak? Perang saudara, Rusia dan Ukraina berasal dari rumpun budaya yang sama bernama Slavia Timur ini juga dikenal penghasil minyak sunflower atau bunga matahari yang pasokan minyak nabatinya 17% ke dunia tiba-tiba terhenti akibat perang, mengakibatkan harga CPO melonjak naik karena pengguna minyak ramai-ramai beralih ke CPO alias minyak kelapa sawit mentah. (sumber disini)

Tak hanya perang Rusia versus Ukraina yang sampai sekarang belum usai itu penyebab kelangkaan minyak goreng mengakibatkan emak-emak merana hingga harus berjemur berjam-jam antri mendapatkan minyak goreng langka dan mahal, tapi juga oleh kelakuan para mafia minyak goreng yang telah ditetapkan tersangkanya oleh Kejaksaan Agung, termasuk Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).

Ulah nyata para sindikat mengakibatkan hilang, langka dan menimbulkan kepanikan bagi emak-emak, masyarakat kecil menengah sampai pedagang dan sektor industri yang sangat membutuhkan pasokan minyak goreng harus pontang-panting mencari solusi atas kelangkaan dan mahalnya minyak goreng dipasaran.

Tak sampai disitu, nyata juga terlihat kelakuan para menteri-menteri kita yang lebih doyan impor daripada memanfaatkan uang rakyat untuk membangun kestabilan ekonomi kita dengan membeli produk-produk Tanah Air.

Padahal dari segi kualitas dan harga, produk-produk kita pastinya lebih murah dan tak kalah saing dengan produk impor, namun begitulah sifat klasik mendarah daging dalam diri pejabat publik dan susah diubah meskipun Presiden kita untuk kesekian kalinya menginstruksikan agar mengutamakan belanja negara sebesar Rp400 triliun itu diserap pelaku usaha dalam negeri.

Dukungan Nyata Bank Indonesia Kembangkan Kualitas Produk UMKM

Namun, lagi-lagi instruksi Presiden Jokowi tak diindahkan oleh Kementerian atau Lembaga yang dihunjuk melakukan pengadaan dengan dalih klasik lagi, dimana kata mereka produk UMKM itu tak sesuai dengan standar yang dibutuhkan, kualitas tak sebaik dengan barang impor.

Hellow, ini dah tahun 2022 bro, memang ditahun 90-an atau awal tahun 200-an bisalah kita mengatakan kualitas barang kita jauh dari barang impor, namun tahun 2022? Masa ia produk lokal kita masih kalah saing dengan produk luar?

Dukungan Nyata Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Lokal dan Global | Sumber: www.bi.go.id
Dukungan Nyata Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Lokal dan Global | Sumber: www.bi.go.id

Contoh kecil saja, bola resminya Piala Dunia 2022 yang bakal berlangsung di Qatar, November nanti berasal dari Indonesia, tepatnya dari Kota Pendekar, Madiun, Jawa Timur. Bola resmi bernama Al Rihla, artinya Perjalanan, konon telah diekspor sampai ke lima negara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun