Mohon tunggu...
Jay Alvarahi
Jay Alvarahi Mohon Tunggu...

seringkali manusia mengejar sesuatu yang dibenci Allah, dan membenci apa yang disukai Allah...

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Yang Kalah dalam Pilpres 2014 dalam Perspektif Primbon dari Primbon Jawa, Arab sampai Shufisme

31 Mei 2014   05:41 Diperbarui: 23 Juni 2015   21:54 0 0 0 Mohon Tunggu...

PENDAHULUAN

Takdir masa depan bangsa Indonesia akan kembali dipertaruhkan dan diperebutkan dalam pilpres 9 Juli 2014.Media massa turut andil besar dalam mempengaruhi dan membentuk opini publik serta pencitraan masing-masing capres. Tanpa bermaksud ikut mengompori panasnya persaingan dua kubu capresdan kubunya, berikut ini akan disajikanprediksi peluang masing-masing pasangan capres-cawapres dalam berbagai perspektif.

DALAM PERSPEKTIF PRIMBON JAWA

Head to head Prabowo Versus Jokowi

Dari berbagai sumber dapat dipastikan, bahwa kedua capres kita mempunyai weton (hari kelahiran dan pasaran) yang sama persis, yakni Rabo Pon. Dalam perspektif primbon jawa, Rabo biasa dihitung dengan angka 7, Pon juga 7, Sehingga berjumlah 14. Yang lebih menarik adalah, hari pelaksanaan pilpresnya yang jatuh pada tanggal 9 Juli 2014 yang belangsung pada bulan puasa (Ramadhan), yakni hari Rabo wage, Rabo berarti 7, wage berarti4, sehinga berjumlah 11.

Dalam konteks ini, bisa diibaratkan ada satu piring nasi (rabu pon) yang dikeroyok 2 orang (Prabowo-Jokowi), maka yang lebih kuat tenaganya lah yang akan menang berebut jatah makanannya hingga kenyang. Dalam hal ini, antara prabowo dan Jokowi memiliki persamaan weton (rabo pon), sehingga pemenangnya ditentukan oleh kekuatan dan loyalitas serta soliditas parpol yang mengusungnya, demikian juga kekuatan integritas dan silsilah parbowo dan Jokowi juga dapat menjadi nilai plus.

Siapa yang apes (bakal kalah)dan siapa yang joyo (menang) ala lmu wisanggeni?

BULAN PUASA adalah kuburan bagi orang yang memburu harta dan jabtan bagi orang yang datang dari arah timur menuju arah barat lurus, apalagi pilpresnya jatuh pada haru rabu wage (11) yang berarti kuburannya adalah arah barat lurus.

Betapa pun kuatnya dukungan media massa dan fans fanatik masing-masing kubu, menurut hitungan ini pasti akan ditentukan dan berakhir sesuai suratan takdir. Jadi dari pasangan prabowo hatta versus jokowi-kalla, siapakah dari mereka yang datang dan berasal dari arah timur menuju Jakarta? Itulah yang HARUS KALAH!

Keduacapres mempunyai weton RABO PON (14), sehingga mempunyaikelemahan yang sama, siapa pun mereka yang rumahnya (tempat tinggalnya), markasnya dan posko relawannya yang menghadap lurus ke selatanberarti menghadapi kematian (kekalahan), namun berbeda halnya jika menghadap ke arah TENGGARA, justru mendapatkan kejayaan (kemenangan).

Dalam konteks ini, untuk memprediksi, kira-kira siapa yang apes dan yang akan berjaya? Maka lihatlah asal kota kelahiran prabowo dan hatta serta asal kelahiran jokowi-kalla, kemudian markazbesar tim sukses dan pemenangan kubu jokowi dan prabowo menghadap ke mana?

DALAM VERSI PRIMBON ARAB

Head to head Prabowo-Jokowi

Dalam primbon Arab, nama Prabowo subiyanto (فراباوا سوبيننا ), jika dihitung arti tiap karakter hurufnya berati 819, sedangkan joko widodo ( جاكا ويدادا ) berarti 51. Secara apriori, angka 819 tentu lebih besar daripada angka 51, dan jika angka819 dijumlahkan akan menjadi angka 9 (8+1+9=9), sedangan angka 51 jika dijumlahkan (5+1=6). Dalam konteks ini prabowo lebih unggul dibandingkan jokowi, 9:6

Head to head hatta-kalla

Secara harfiyah namaMUHAMMAD HATTA RAJASA, dapat dideskripsikan sebagai berikut, Muhammad berarti orang yang terpuji, hatta berarti sehingga (akan) rajasa berasal dari kata kata raja (harapan) dan syah(pemimpin) berarti orang terpuji pemimpin harapan (ideal), terbukti pileg PAN dibawah kepemimpinannya naik secara signifikan.

MUHAMMAD YUSUF KALLA, Muhammad berarti orang yang terpuji, Yusuf berarti berwajah tampan bagaikan nabi yusuf ?sedangkankata kalla dalam al Qur’an berarti jangan begitu atau tidak demikian.

Nama muhammad hatta rajasa (محمد حتى رجاشاه )jika dihitung ala primbon arab berarti 1241, jika dijumlahkan berati 8 (1+2+4+1=8). Sedangkan muhammad Yusuf kalla(محمد يوسف كلا ) berarti 369, jika dijumlahkan berarti 9 (3+6+9=18, 1+8=9). Dalam konteks ini, kalla mengungguli Hatta, 9:8.

Akan sangat menarik jika hitungan Prabowo-Hatta dikomparasikan denganJokowi–Kalla sebagai berikut, prabowo 9, hatta 8 (9+8=17, 1+7=8). Sedangkan jokowi 6, kalla 9 (6+9=15, 1+5=6). Dalam perspektif primbon Arab ini yang kalah adalah Jokowi-Kalla dengan perbandingan 8:6 untuk Prabowo-Hatta.

Catatan

Yusuf kalla memang mempunyai hitungan angka 9, namun melihat usianya sekarang yang sudah 70-an tahun, adalah usia yang sudah sangat udzur untuk menjadi wapres, juga menyalahi kodrat Nabi (63 tahun) dan khulafa al-rasyidin 9 Abu Bakar, Umar dan Ali masing-masing 63 tahun, hanya Usman yang meninggal 72 tahun).Kondisi KALLA saat ini berbeda dengan waktu dia terpilih sebagai wapres bersama SBY, saat itu umurnya masih dibawah Rasulullah sehingga dia menang, namun sekarang usia setua itu, sebagai warga NU yang nota bene-nya gudangnya kaum Thariqah dan Shufi, seharusnya KALLA memperbanyak MUHASABAH dan TAQARRUB pada Allah agar khusnul khatimah bukannya malah makin kemaruk jabatan.

PRABOWO VS. JOKOWI DALAM PESPEKTIF SHUFI

Prabowo Subiyanto, dalam perspektif Shalawat Qur’aniyah, nama Parabowo subiyanto tergolong kelompok ketuju, yakni peluang bagi prabowo, jika ingin memenangkan pertarungan pilpres 9 juli 2014 nanti, maka dia harus selalu rajin dan istiqamah shalat berjamaah dan rajin shalat sunnah, shalat tahajjud, shlata hajat, tasbih dhuha dan shalat sunnah lainnya. Nah apakah saat ini sampai saat prosespilpres berlangsung hingga selesai, Prabowo rajin shalat? Wallahu a’lam.

Joko widodo, dalam perspektif Shalawat Qur’aniyah,masuk dalam kategori kelima, yakni kelompok orang bertaubat. Dalm konteks ini bisa diasumsikan, jokowi akan punya peluang menang jika dia bertobat. Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah saat ini jokowi sebagai gubernur DKI yang disumpah jabatan 5 tahun untuk memajukan Jakarta, kemudian maju sebagai capres sebelum amanatnya sebagai gubernur dipertanggung jawabkan di depan DPRD dan rakyat termasuk orang yang bertobat ataukah justru berkhianat? Wallahu a’lam.

Tulisan ini, murni analisis dalam perspektuf primbon, benar atau tidak? Wallahu a’lam. Mempercayai perhitungan semacam itu, ibarat menetapkan awal puasa atau lebaran dengan ‘ramalan ilmu hisab’ yang perlu pembuktian.

TESTIMONI

Percaya atau tidak terhadap tulisan di atas, bukan masalah bagi penulis, namun setidaknya dengan metode primbon ini sudah terbukti dalam memprediksi piala dunia 4 tahun silam, ketika Belanda mengalahkan Barazil di semi final, dan saat Spanyol mengalahkan Belanda menjadi juara dunia 2010. Prediksi yang terbaru adalah saat atletico Madrid menjuarai la liga tahun ini, serta Real Madrid juara liga champion dan meraih la decima.

Sedikit kisah dibalik prediksi piala Champion, saat Real Madrid ketinggalan 0-1, hingga menit ke 90, penulis mulai berfikir, apakah ada yang salah dalam rumusan primbon Jawa-Arab yang penulis hitung? Bukankah dalamhitungannyaReal Madrid berjumlah 6 sedang atletico Madrid berjumlah 3, seharusnya Real Madrid menang dengan selisih sampai 3 angka, tetapi kenapa kalah 0-1? hingga penulis pergi meninggalkan TV dan tidak lagi antusias menonton bola, karena prediksi penulis sudah tidak akurat, tapi beberapa menit berselang ada teman yang BBM dan memberitahu bahwa skornya imbang 1-1 di injury time, hingga penulis kembali menonton final piala champion sambil menunggu akurasi ramalan penulis, dan ternyata terbukti juga, Real Madrid akhirnya benar-benar mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 4-1, yakni selisih 3 gol. Nah apakah Prabowo-Hatta akan mengalahkan Jokowi-Kalla? Wallahu a’lam

KONTEN MENARIK LAINNYA
x