Mohon tunggu...
Sutomo Paguci
Sutomo Paguci Mohon Tunggu... Pengacara - Advokat

Advokat, berdomisili di Kota Padang, Sumatera Barat | Hobi mendaki gunung | Wajib izin untuk setiap copy atau penayangan ulang artikel saya di blog atau web portal | Video dokumentasi petualangan saya di sini https://www.youtube.com/@sutomopaguci

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Artikel Utama

Sulitnya Para Pendaki Melewati Trek Gunung Talang

19 Agustus 2017   12:07 Diperbarui: 20 Agustus 2017   19:49 4535
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Untuk kategori pemandangan di puncak, gunung Talang tiada tanding. Pemandangannya dahsyat tiada duanya: berlapis-lapis gunung dan bukit barisan, empat buah danau dan kebun teh menghampar permai. Benar-benar mengagumkan.

Tapi untuk mencapai puncak harus dibayar dengan perjuangan keras menaklukkan treknya. 

Trek gunung Talang jalur Air Batumbuk makin hari makin terjal, makin berlumpur dan makin licin. Di musim hujan, trek gunung Talang menjadi trek paling berlumpur se-Sumatera.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Jalur ini dibuka secara resmi untuk umum sekitar akhir tahun 2013. Sampai akhir 2015, treknya masih terbilang bagus, belum begitu berlumpur dan masih rata, mulai dari basecamp R6 hingga pintu rimba. 

Sekarang, khususnya setahun terakhir, treknya benar-benar licin, makin dalam, karena terus tergerus aliran air dan injakan kaki para pendaki.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Membeludaknya jumlah pendaki mengakibatkan trek makin cepat rusak dan dalam. Pada akhir minggu jumlah pendaki mencapai 500-1000 orang. Pada momen tahun baru dan 17 Agustus pada tiap tahunnya, jumlah pendaki bisa mencapai 5.000-10.000 orang.

Dahulu gunung Talang paling mudah untuk didaki, dari jalur Bukit Sileh hanya butuh waktu 4-5 jam, dan jalur Air Batumbuk hanya butuh waktu 3 jam saja.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Belakangan, karena treknya makin rusak dan berat, treking dari pos pendaftaran Air Batumbuk hingga camp ground Cadas setidaknya butuh waktu 4-5 jam. Pada momen 17 Agustus dan Tahun Baru bisa lebih lama lagi karena ditambah macet.

Etape tersulit mulai shelter 1 hingga lewat sedikit pintu rimba. Di sini treknya terjal, sangat lincin khususnya di musim hujan, berlumpur dan mengerucut ke bawah. Karena mengerucut ke bawah, jalur yang bisa diinjak menjadi kecil. Jadilah trek ini langganan macet terutama pada momen pendakian ramai.

Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Dokumentasi Pribadi
Pemadangan biasa melihat pendaki yang terjungkal, nyungsep, lalu nyebur ke dalam kubangan lumpur. "Trek gunung Talang jahat!" jadi teriakan jengkel para pendaki, kadang jadi lucu-lucuan.

Sedikit tips untuk melalui trek gunung Talang di musim hujan: pakailah sepatu gunung berikut gaiter anti lumpur atau sekalian pakai sepatu boots tinggi agar lumpur tidak mudah masuk dan tidak mudah slip melewati medan terjal dan licin.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun