Rusdianto
Rusdianto Jurnalis Surat Kabar Harian

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Ah Siapa yang Menjamin!

2 Juni 2017   16:08 Diperbarui: 2 Juni 2017   16:22 40 1 0

Dahulu saat saya masih berada di tempat yang aman, lumayan sejuk, bahkan untuk saya, istri dan orang tua cukup.  Kala itu saya berfikir, masa iya saya takut bermimpi punya tempat lain.

Tak lama dinding-dinding terasa sesak, lalu saya terpaksa segera membuka pintu dan mencari pintu lain.  Ah siapa yang menjamin, kalau saya tetap disini saya akan tetap aman.

Akhirnya saya mendiami tempat baru, yang mulanya amat sangat terasa nyaman dan klop dengan hati.  Ah siapa yang menjamin, ternyata di beberapa masa berikutnya, atap-atap mulai bocor.

Tapi, dengan sigap semampu dan sebisa saya, mencoba membantu menambal kebocoran.  Lama-lama saya mulai kembali berfikir, mengapa kerapuhan makin terlihat.  Ah siapa yang menjamin, kalau kerapuhan ini akan bertahan selamanya.  Toh badai pasti berlalu, katanya.

Belakangan Rahwana datang menculik ketenangan.  Badai mungkin tak segera berlalu katanya.  Tapi tempat ini perlu dirawat sendiri.  Karena dengan begitu, kenyamanan bisa dinikmati bersama.  Tapi, Ah siapa yang menjamin, kalau itu benar bisa dilakukan.

Ah siapa yang menjamin ?

Rusdi.