Gayoku
Gayoku Petani

"Kalau pun esok tetap saja suram, gigih lah menyulut lentera. Yakinlah nasib baik sedang mengintai, karena lusa yang cerah pasti ‘kan menyapa.” email : anakgayo91@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sebab Menulis Cita-citaku

11 Januari 2017   22:19 Diperbarui: 11 Januari 2017   23:07 47 2 0
Sebab Menulis Cita-citaku
Ilustrasi: Shutterstock

Menulis cita-cita masa laluku
Pada masa kanak-kanak dulu
Sebab Guru agak memaksa Aku memilih jalan
Menurutku berliku
Makanya Aku anggap kecelakaan

Aku kesulitan menggapai cita
Sebab hidangan sastra tak utuh terkunyah

Aku coba merangkai puisi, namun
Tiba-tiba tinta Penaku kering
Tepat pada kata penghujung baris

Tertatih Aku mencipta sebait puisi, sulit
Bahkan memilih kata melukis kamu: antara cinta atau suka

Sebab, semangatku begitu menggebu
Terpaksa doyan memakan hidangan kata, juga
Hobi menanak-olah kata-kata dalam kepala
Maka, tolong jangan Kau aku Aku tak pernah membelaimu
Sebab, mustahil Harimau Bonbin tak rindu berburu


Puisiku sebelumnya: Matamu Raja, pesona lampu buram, tersiksa di surga