Ekonomi

Diversifikasi Nilai Netral Insentif dan Sumber Daya

17 Juli 2017   12:05 Diperbarui: 17 Juli 2017   12:08 80 0 0

Tujuan perusahaan mencari kapan saatnya menggunakan hubungan diversifikasi dan tidak berhubungan dengan strategi diversifikasi, semua berpotensi untuk membantu perusahaan menciptakan nilai melalui strategi level-korporasi.

Perbedaan insentif untuk memmbuat variasi waktu yang ada, dan kualitas dari sumber daya perusahaan mungkin mengijinkan hanya diversifikasi yang nilai netral daripada menciptakan nilai.

6-5a Incentives to Diversify

Insentif untuk diserfifikasi datang dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal perusahaan. Insentif eksternal meliputi penentang monopoli industri fan peraturan pajak. Insentif internal meliputi kinerja rendah, ketidakpastian cash flow, dan perncarian sinergi serta pengurangan resiko untuk perusahaan

  • Antitrust Regulation and Tax Laws
  • Pengaruh pajak dari batang difersifikasi tidak hanya dari perubahan pajak  korporasi tetapi juga dari tingkat pajak individu. Beberapa perusahaan menghasilkan lebih banyak uang tunai dari kegiatan operasi mereka dari pada mereka menginvestasikan profit mereka kembali.
  • Bagaimanapu pada tahun 1960 dan tahun 1970an, dividen kenai pajak lebih besar daripada capital gain, hasilnya tahun 1980an, pemegang saham lebih suka jika perusahaan menggunakan free cash flow untuk membeli dan membangun perusahaan pada industri  berkinerja tinggi.  Jika nilai saham perusahaan terapresiasi pada jangka panjang, pemegang saham mungkin menerima return dari dana  yang lebih besar daripada dana tersebut didistribusikan melalui dividen.
  •             Pajak Korporasi juga mempengaruhi diverrsifikasi. Akuisisi biasanya menaikkan deperesiasi asset perusahaan. Kenaikan depresiasi menghasilkan penapatan kena pajak menurn, itulah insentiv yang bisa didapatakan perusahaan dengan dari akuisisi.
  • Low Performance
  • Beberapa penelitian menunjukan juka return yang rendah berhubungan dengan tingkat difersivikasi. Jika performa tinggi mengeliminasi kebutuhan utnuk diversifikasi yang baik, maka kinerja rendah mungkin menyediakan sebuah insentif untuk diversifikasi. Meskipun performa rendah dapat menjadi insentif utnuk diversifikasi, perusahaan lebih didiversifikasi dengan luas dibandingnya para pesaingnya yang secara keseuruhan berkinerja rendah.
  • Ketidakpastian Arus Kas Masa Depan
  • Sebagai lini produk perusahaan dewasa, diversifikasi mungkin menjadi penting dalam strategi bertahan. Perusahan-perusahan kecil dan perusahaan yang sedang tumbuh dalam industri sewaktu-waktu menemukan kebutuhan untuk diversifikasi dalam guna keberlangsungan jangka panjang.

6-5b Resource and Diversification

            Perusahaan memiliki kemampuan untuk dapat menciptakan lingkup ekonomi untuk membuat suatu perbedaan. Namun perusahaan harus mengidentifikasi tipe dan level sumber daya, kapabilitas dan kompetensi yang dimiliki agar berhasil menggunakan strategi level difersifikasi. Dalam sumber daya yang dimiliki perusahaan baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, perusahaan harus melihat potensi setiap sumber dayanya untuk dapat mendukung proses melakukan strateginya nanti. Sumber daya juga harus disesuaikan dengan kapasitas yang dimiliki kemudian disesuaikan dnegan kompetensi inti yang menjadi dasar ide serta pengembangan dalam strategi difersifikasi.