Tentang Mimpi

25 Juli 2013 00:42:35 Dibaca :

Drama senja berakhir sudah Tiba saatnya membakar malam Bersama nyanyian para pemimpi Dan tarian penyihir hati Bulan termenung redupkan cahaya penyambut pagi Di detik ini, rindu tebal tak berduri mulai aku resapi Romansa cinta dari para pendusta Pupus terbakar dan hanyut kembali ke dermaganya Esok mungkin indah Meski harus bertintakan darah Serahkan mimpi pada cahaya surya Asa dan harapan yang mulai lelah akan segera bernafas lagi Puisi ini sudah lama mati Seperti hatimu, ia diam namun masih menyimpan makna Ini tentang mimpi yang terangkai menjadi menjadi sebuah bait sederhana Kan kusimpan dan kujaga, sampai langit kembali membakarnya

Rahman Hidayat

/brandalmalam89

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Murid-murid saya biasa memanggil saya Pak Rahman. Saya adalah seorang guru kelahiran Banyumas, 21 Agustus 1989. Dan sejak Februari 2011 sampai sekarang saya bertugas di SDN 06 Pemulutan Selatan. Sebuah Sekolah Dasar di desa terpencil, di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Saya adalah lulusan D2 PGSD FKIP UNS Kampus VI Kebumen Angkatan 2009 dan S1 PGSD FKIP UNS Kampus VI Kebumen Angkatan 2011. Hobi saya adalah membaca, menulis, nonton sepak bola dan mendengarkan musik. Saya tidak bisa lepas dari dunia pendidikan, karena memang saya terlahir menjadi seorang pendidik. Selama ditempatkan di daerah terpencil, saya sudah belajar banyak hal. Saya belajar banyak kepada para murid, lebih dari apa yang mereka pelajari dari saya. Karena buat saya semua orang adalah guru dan semua hal adalah sumber belajar. Saya berdiri untuk kebebasan berekspresi, melakukan apa yang saya yakini dan pergi menjemput mimpi-mimpi. Melalui kompasiana ini saya mencoba menjemput mimpi saya yang lain, yaitu menjadi seorang penulis. Twitter: @rahmanhidayat89
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?