Olahraga

Patriotisme Kuat Atlet Hasilkan Prestasi Gemilang

16 Desember 2018   13:46 Diperbarui: 16 Desember 2018   14:18 297 0 0
Patriotisme Kuat Atlet Hasilkan Prestasi Gemilang
Foto: Heriza

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia pada Asian Games 2018 lalu, Syafruddin, menekankan pentingnya penanaman jiwa kebangsaan dan patriotisme bagi atlet dan pelatih yang akan berlaga di Sea Games Manila, Filipina, tahun 2019 mendatang. 

"Saya dan Tim CdM memberikan sentuhan langsung secara personal dari hati ke hati kepada atlet dan pelatih semangat patriotisme, jiwa kebangsaan untuk terus berjuang pantang menyerah," tegas Syafruddin usai mengikuti rapat evaluasi Asian Games 2018 di Istana Wakil Presiden, Jumat 14 Desember 2018 lalu. 

Penanaman semangat kebangsaan dan jiwa patriotisme membuat seluruh atlet berjuang tak kenal lelah dan hasilnya Indonesia berada di peringkat 4 saat Asian Games 2018. "Jangan sampai di level Asia seperti Asian Games kita juara 4 tapi saat di Sea Games kita justru tidak juara," kata Syafruddin yang juga menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

Ia berharap pimpinan kontingen Indonesia di SEA Games mendatang tentu saja sosok yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Sehingga dapat memberikan motivasi kepada seluruh kontingen Indonesia. 

"Dalam rapat tadi sudah saya sampaikan untuk mencari pimpinan kontingen yang memiliki jiwa kebangsaan yang kuat sehingga bisa menularkan semangat itu kepada seluruh atlet," ucap Syafruddin. 

Selain membangun mentalitas, tentu saja yang harus disiapkan adalah pembinaan prestasi olahraga para atlet yang akan berlaga di Sea Games. Para atlet harus mengikuti pemusatan pelatihan dan berbagai kejuaraan baik di dalam dan luar negeri sejak awal tahun depan.

"Saya tadi berpesan kepada Kemenpora, KONI, dan KOI agar para atlet mengikuti training camp sejak awal Januari. Selama 10 bulan mereka sudah harus disiapkan. Ini pekerjaaan rumah bagi dunia olahraga kita," tutur Syafruddin.

Foto: Heriza
Foto: Heriza
Pemusatan pelatihan harus segera dilakukan, terutama untuk cabang olahraga yang akan mendulang medali dalam ajang internasional seperti Sea Games dan Olimpiade. Semua atlet harus disertakan dalam pemusatan pelatihan tersebut termasuk juga para atlet yang menjadi pelapis dalam setiap cabang olahraga. 

"Atlet second layer juga harus ikut dalam training untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan mereka," ungkap Syafruddin yang pernah menjabat sebagai Wakapolri. 

Ia yakin jika persiapan mental dan pembinaan olahraga dilakukan dengan baik, Indonesia akan dapat terus berprestasi disetiap perhelatan olah raga internasional. (Tim Media Pak Syaf) 

ZT -Pulau Seribu, 16 Desember 2018