Mohon tunggu...
Dr. Yupiter Gulo
Dr. Yupiter Gulo Mohon Tunggu... Dosen - Dosen, peneliti, instruktur dan penulis

|Belajar, Mengajar dan Menulis mengantar Pikiran dan Hati selalu Baru dan Segar|

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Mereka yang Berani Meninggalkan Kenyaman Hidup

3 November 2019   18:06 Diperbarui: 3 November 2019   19:00 488
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

I. Zona Nyaman 

Di bulan September 2019, Presiden Jokowi mendorong agar kita meninggalkan zona nyaman, tidak bekerja biasa-biasa, harus bekerja lebih baik. Di bulan Oktober Prsiden mengumumkan Kabinet Indonesia Maju, dengan memilih beberapa menteri baru yang tidak biasa-biasa, bahkan sangat jauh dari yang banyak orang perkirakan. Inilah gaya out of the box gaya Presiden Jokowi, keluar dari kebiasaan.

Nadiem Makarim menjadi Mendikbud, Erick Tohir pada posisi Menteri BUMN, Wishnutama yang berada pada Menteri Parawisata dan Ekonomi Krestif dengan wakilnya si Angela Harry Tanoesoedibjo

Jajaran profesional ini harus meninggalkan kenyaman hidup yang selama ini mereka jalani dengan bisnis yang sangat maju dan terus menghasilkan banyak uang bahkan tanpa batas. Kini mereka telah memutuskan untuk meninggalkan semua itu. Dan nampaknya mereka mulai mencoba dalam dunia yang jauh dari kenyaman sebagai Menteri.

Inilah keputusan yang sangat berani yang tidak banyak orang mampu melakukannya. Tetapi sesungguhnya, harusnya itulah hidup yang benar. Karena zona nyaman akan "membunuh" seseorang dalam segala hal.

II. Kisah John C Maxwell

John C. Maxwell, lahir tahun 1947, pembicara dan penulis banyak buku Leadership dan Attitude, dalam satu bukunya mengisahkan kehidupannya semasa kecil yang dalam suasana comfort zone.

Dia hidup dalam lingkungan keluarga harmonis, ayahnya penuh perhatian pada pendidikannya di sekolah, namun tidak lupa sering mengajag John remaja berpergian, berkenalan dengan orang banyak dan mengikuti ayahnya bekerja.

Mungkin karena latar belakang hidup dalam zona nyaman John Maxwell dapat berprestasi hingga 21 juta eksemplar bukunya dari 71 judul terjual.  

Begitu produktifnya sehingga sudah dalam rancangan buku yang akan terbit di tahuun 2020: Leader's Greatest Return. (Sumber: Google Search: John C. Maxwell) Meski dia sendiri hidup dalam zona nyaman, dalam pelayanannya di gereja-gereja, banyak ditemui orang yang "terpaksa" hidup diluar zona nyaman; karena itu dia juga terinspirasi  menulis acuan agar keluar dari zona nyaman, dan bagaimana mengatasi jika berada di luar zona nyaman. Satu saja acuan utamanya yaitu bercermin -- self image.

sumber: medium.com
sumber: medium.com
Bercermin: self-image. Bila kita melihat diri kita sebagai seseorang yang "kurang" atau tidak berunutnng; bila kita melihat diri kita sebagai seseorang yang tidak berhasil, selalu merasa gagal; maka potret diri sendiri memberikan dampak negatif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun