Mohon tunggu...
Yupiter Gulo
Yupiter Gulo Mohon Tunggu... Belajar ilmu ekonomi, menekuni area manajemen. Fokus keuangan-investasi-pasar modal, HRM dan Strategic Management. Competence CRP, Finance Analis, WPPE, HRA berbasis Research. Menulis buku ajar, artikel dan jurnal. Mengajar dan belajar membuat pikiran dan hati selalu

|Belajar. Mengajar dan Menulis Mengantar Pikiran dan Hati Selalu Baru dan Muda|

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Artikel Utama

Tips Mandi yang Baik agar Tidak Jatuh di Kamar Mandi dan Terkena Stroke

12 Juli 2019   08:52 Diperbarui: 12 Juli 2019   12:11 0 15 2 Mohon Tunggu...
Tips Mandi yang Baik agar Tidak Jatuh di Kamar Mandi dan Terkena Stroke
Mandi (Photo: Glaze Image/Shutterstock)

Rudy Badil baru saja meninggal dunia kemarin Kamis 11 Juli 2019 akibat stroke yang dideritanya sejak 2002 yang lalu. Pendiri Warkop DKI ini, bersama dengan Indro yang masih bertahan hidup, dikabarkan oleh suara.com ditemukan meninggal jatuh di kamar mandi

"Dia ada riwayat stroke ya, tahun 2002 sama 2010, kalo dugaan kita sementara dia jatuh di kamar mandi itu karena pembuluh darahnya pecah dulu baru dia jatuh. Jadi bukan jatuh baru pecah. Memang ada riwayat stroke".

Kita sering mendengar orang jatuh di kamar mandi dan kena stroke. Dan jarang pemberitaan orang jatuh di tempat lain yang membuat seseorang stroke dan meninggal. Dan ini tentu menarik, mengapa orang sering jatuh di kamar mandi dan kemudian didiagnosa terkena stroke?

Pagi ini, saya di kirimin sebuah video pendek yang menjelaskan tentang cara mandi yang benar dan sehat agar tidak jatuh di kamar mandi dan stroke. Penjelasan ini sangat berguna bagi semua orang.

Pada waktu mandi jangan basahkan kepala lebih dahulu, basahkan bagian badan. Karena kalau kepala yang basah lebih dulu, maka darah akan mengalir menuju ke otak untuk memanaskan kepala dulu dan melawan dingin akibat dari kepala yang disiram dengan air.

Ilustrasi kedinginan karena mandi (Sumber: handoyo658.blogspot.com)
Ilustrasi kedinginan karena mandi (Sumber: handoyo658.blogspot.com)
Dalam situasi ini, darah mengalir ke otak, bila ada saluran darah yang sempit maka bisa saja pecah karena derasnya aliran darah ke otak, maka menyebabkan terjadinya saluran darah ke otak pecah, dan orang itu akan jatuh, pingsan, dan stroke.

Oleh karena itu, maka setiap mandi harus mengerti bagaimana cara mandi yang benar agar kejadian seperti jatuh dan stroke bisa dihindari sehingga akibat fatal tidak terjadi.

Jadi, kuncinya terletak pada cara mandi, terutama urutan bagian yang harus dibasahin lebih dahulu, kemudian baru bagian lainnya. Inilah tips yang sangat sederhana, dan bisa dilakukan oleh siapa saja yang mandi. Urutannya adalah ada 7 tahap, yaitu:

  1. Tahap satu, siram air di telapak kaki
  2. Tahap dua, siram satu gayung di betis kiri dan kanan
  3. Tahap tiga, siram air satu gayung di paha kiri dan kanan
  4. Tahap empat, siram air satu gayung di perut
  5. Tahap lima, siram air satu gayung di badan
  6. Tahap enam, berhenti sejenak sekitar 5 sampai 10 detik, dan Anda akan merasakan badan Anda akan keluar semacam uap dan angin yang ke luar ke ubun-ubun di kepala, dan bada merasa nyaman karena badan sudah siap menerima siraman air keseluruh tubuh
  7. Tahap tetujuh, lanjutkan mandi seperti biasa dengan menyiram seluruh badan, menggosok dan membersihkan

Inilah urutan menyiramkan air di badan yang benar, sehat, dan tidak menyebabkan Anda sakit lalu terkena stroke. 

Pelajaran dan manfaat dari urutan cara mandi yang benar di atas, dapat dimengerti dengan sebuah contoh sederhana gelas yang diisi oleh air panas dan air dingin.

Gelas kosong diisi dengan air panas, kemudian langsung diisi dengan air dingin. Yang terjadi adalah kemungkinan besar gelas akan retak. Ini sama dengan tubuh manusia, yang sebetulnya suhu tubuh manusia itu cenderung panas adanya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x