Mohon tunggu...
Inovasi

MEMAHAMI UNSUR MAKRO & UNSUR MEDIUM (Unsur Hara Tanaman, Bagian 1)

3 Maret 2017   12:27 Diperbarui: 4 Maret 2017   04:00 10154
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Kalsium (Ca)

Kalsium berperan sebagai komponen yang memperkuat dan mengatur daya tembus (permeabilitas) sel, merawat dinding sel, memacu pertumbuhan tanaman karena aktif dalam pembelahan sel (mitosis) dan perpanjangan sel (elongasi), berperan dalam pembentukan protein, pengangkut karbohidrat ke bagian yang membutuhkan, serta berperan pada titik tumbuh akar.

Gejala kekurangan Kalsium mengakibatkan titik tumbuh pada ujung akar melemah dan sering mati, pembentukan daun muda terhambat, atau pembentukan daun dengan bentuk yang berubah, berukuran kecil, tepi daun tidak teratur dan cenderung keriting, helai daun berbercak hitam (nekrosis), serta ujung daun melekuk ke bawah dan tampak hangus.  Daya reproduksi (berbunga dan berbuah) terhambat, daya penyerapan air terhambat yang menyebabkan tanaman sering layu.  Pada beberapa kasus, kekurangan kalsium menyebabkan gejala busuk ujung buah (blossom end rot), bagian dalam buah rusak, kualitas buah menurun.

Gejala kelebihan Kalsium seperti halnya kalium, yakni tidak tampak pada tanaman.  Pada beberapa kasus, kalsium yang berlebihan di dalam larutan tanah akan menghambat serapan kalium dan magnesium oleh tanaman.

Magnesium (Mg)

Magnesium merupakan komponen atau inti pembentukan klorofil (butir hijau daun), dan kofaktor beberapa enzim dalam proses pembentukan protein.

Gejala kekurangan Magnesium menyebabkan bercak kuning di antara tulang daun tua, karena Mg bersifat mobile yang jika kekurangan akan membongkarnya dari daun tua untuk diangkut ke pucuk atau bagian tanaman lain yang membutuhkan.  Daun tua yang dibongkar magnesiumnya akan menjadi lemah, bahkan sering terjadi nekrosis (jaringan mati), dan mudah terserang penyakit terutama penyakit embun tepung (powdery mildew).

Gejala kelebihan Magnesium tidak tampak pada tanaman meskipun kadar Mg di dalam daun tinggi.  Namun pada beberapa kasus, kadar Mg yang terlalu tinggi di dalam tanaman akan mengurangi kecepatan pertumbuhan tanaman.

Sulfur (S)

Sulfur terlibat dalam proses pembentukan protein, merupakan komponen asam amino, cystine, thiamine, peptide, koenzim A dan vitamin B1.  Sulfur juga terdapat dalam glukosida yang memberi aroma dan citarasa khas suatu tanaman.  Peran lain dari sulfur adalah untuk mengurangi serangan penyakit.

Gejala kekurangan Sulfur tampak warna hijau muda kekuningan pada seluruh tanaman.  Bentuk daun cenderung membulat dengan ukuran kecil, dan bersifat regas (mudah patah).  Warna buah hijau muda dengan kandungan air yang rendah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun