Mohon tunggu...
Yudhi Hendro
Yudhi Hendro Mohon Tunggu...

Seorang suami dan ayah dari empat orang anak. Bekerja di salah satu perusahaan swasta di Kalimantan. Mengelola blog pribadi : yudhihendros@wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Makan, Handphone Berbunyi dan Keluar Ruangan

4 Juni 2015   08:07 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:22 61 0 0 Mohon Tunggu...

Beberapa kali saya melihat teman kerja yang lagi asyik sarapan, makan siang atau malam, tiba-tiba keluar ruangan saat handphonenya berbunyi. Padahal, nasi dan lauknya belum habis.

Pernah ada kejadian lucu, karena dianggap sudah selesai makan oleh mbak di dapur, piring itu langsung dibawa ke dapur. Mungkin mbaknya berpikir yang lagi makan itu nggak lagi selera dengan menunyajadi makannya nggak habis. Pas teman yang menerima telepon balik ke ruangan, dia terkejut melihat piring makannya sudah nggak ada di tempat.

Saya termasuk jarang menerima telepon waktu makan. Pernah sekali waktu makan malam, bos menelepon. Ada satu poin yang harus dimasukkan ke bahan rapat. Tapi waktu itu saya nggak keluar ruangan. Tetap duduk di kursi, letakkan sendok dan garpu, ambil handphone di kocek, bicara seperlunya dan setelah itu makan lagi.

Mungkin teman-teman yang  terima telepon dan buru-buru keluar ruangan itu nggak ingin pembicaraannya didengarkan orang lain. Lha, tapi kita kan nggak mungkin dengar suara orang yang menelepon. Paling hanya bisa nebak-nebak topik pembicaraannya apakah urusan pekerjaan, keluarga atau urusan lain. Itupun bagi yang mau kepo. Tapi kan nggak semua punya sifat seperti itu.

Pernah juga lihat ada suara handphone berdering, rupanya notifikasi SMS masuk. Teman yang lagi makan langsung meletakkan sendok garpu dan membalas pesan SMS. Kalau melihat hal seperti itu, saya nggak komentar. Cuma mengamati saja dan dalam hati berkata mungkin SMS itu penting sekali dan perlu jawaban segera.

Kalau menurut saya sih, ada baiknya saat kita menelepon seseorang dan dia menjawab panggilan, kita perlu menanyakan dia sedang apa. Apakah sedang makan, berada di kendaraan atau menyetir. Kita perlu tahun kondisi lawan bicara kita dan situasi data itu yang dihadapi. Apalagi kalau kita ingin berbicara panjang lebar dan nggak to the point.

Pernahkah mengalami seperti itu, ditelepon ketika sedang makan?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x