Mohon tunggu...
Yonathan Christanto
Yonathan Christanto Mohon Tunggu... Penulis - Karyawan Swasta

Moviegoer | Best in Specific Interest Kompasiana Awards 2019

Selanjutnya

Tutup

Film Artikel Utama

"Homecoming", Mengungkap Misteri Besar yang Mengusik Hati Nurani

17 Mei 2020   16:45 Diperbarui: 17 Mei 2020   21:09 585
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Julia Roberts dalam Homecoming (Sumber: HollywoodReporter.com)

Sumber: hollywoodreporter.com
Sumber: hollywoodreporter.com
Selain itu, permainan kamera yang di dominasi oleh steady shot untuk kemudian bermain dengan zoom in dan zoom out yang cukup cepat semakin mengingatkan kita akan sentuhan film-film pada era 70 dan 80-an. Apalagi ditambah sematan efek grainy di beberapa scenenya, maka semakin kental lah nuansa klasik tersebut.

Oh iya, bahkan serial ini cukup unik dalam hal pengaplikasian aspek rasio layar. Di mana penonton bakal sering diberikan kombinasi rasio layar 16:9 dan 4:3 yang hampir membentuk kotak sempurna.

Sekadar informasi, aspek rasio 16:9 dimunculkan untuk adegan yang menggambarkan timeline utama penceritaan, yaitu di tahun 2018 ketika Heidi Bergman masih bekerja di fasilitas Homecoming. Sementara aspek rasio 4:3 dimunculkan untuk adegan yang menceritakan kondisi Heidi 3 tahun setelahnya.

Sumber: milenio.com
Sumber: milenio.com
Di mana aspek rasio yang nampak terlihat sempit dan menyesakkan di layar tv tersebut seakan menggambarkan hidup Heidi yang nampak klaustrofobia, terkotakkan, dan sangat terbatas. Menunjukkan akibat dari berbagai hal yang terjadi di tiga tahun sebelumnya yang belum disadarinya.

Tak hanya itu, departemen musik dalam serial ini juga patut diacungi jempol. Pasalnya scoring di tiap episodenya mampu memberikan warna misteri yang amat kuat, terasa intimidatif, dan tak jarang cukup mampu membangun perasaan tak nyaman. 

Mirip dengan apa yang dilakukan sutradara legendaris, Stanley Kubrick, pada film-film horor dan misterinya. 

Julia Roberts dan Sisi Gelap Perang

Vulture.com
Vulture.com
Selain cerita misteri yang terjalin apik sepanjang 10 episodenya, Homecoming sejatinya makin menarik karena adanya faktor Julia Roberts di dalamnya. Bukan hanya sebagai aktris namun juga berperan sebagai salah satu produser serial tersebut.

Sebagai aktris, peran sentralnya tentu tidak mengecewakan. Akting Julia Roberts yang kita lihat pada serial ini masih sama menariknya seperti saat dirinya membintangi Pretty Woman, Eat, Pray, Love ataupun Money Monster. Tidak terlihat adanya penurunan performa dari aktris yang di tahun ini sudah menginjak usia 53 tahun.

Sumber: rollingstone.com
Sumber: rollingstone.com
Tak hanya itu, chemistrynya bersama aktor muda Stephan James (If Beale Street Could Talk, 21 Bridges) juga cukup memuaskan di sini. Julia Roberts tak hanya mampu menunjukkan tugasnya sebagai konselor, namun juga layaknya seorang ibu yang peduli pada anak asuhnya.

Namun di balik semua itu, serial ini jelas memberikan pesan yang kuat tentang sisi gelap sebuah perang khususnya perang yang dilakukan Amerika. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Film Selengkapnya
Lihat Film Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun